
Manado – Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Manado, Heard Runtuwene menanggapi masih adanya calon anggota legislatif yang masih melakukan pelanggaran terkait penempatan atribut kampanye.
Peneliti LIPI ini mengatakan, aturan telah disosialisasikan oleh Panwaslu namun para caleg dinilai masih menggunakan falsafah Si Tou Timou Tumou Tou yang di salah artikan menjadi ‘So Tau Tau Tahu Mar Pura Pura Nintau’.
“Semua partai sudah di surati, mar memang ada falsafahnya, Si Tou Timou Tumou Tou yang dorang artikan So Tau Tau Tahu Mar Pura pura Nintau, nanti so kena sanksi baru dusu-dusu,” jelas akademisi Unsrat ini kepada BeritaManado.com melalui pesan blackberry massengernya.(jfm)

wah pak HR jangan diplesetkan dong falsafah dari DR. Sam Ratulangi yang memiliki pengertian yang sangat luar biasa, apalagi disamakan dengan satu kalimat yang memiliki pengertian negatif…. salam..