Berita Utama

Rumopa: Pemerintah tak Mampu Beri Rasa Aman Mundur Saja!

Rumopa: Pemerintah tak Mampu Beri Rasa Aman Mundur Saja!
Pdt Lucky Rumopa (foto beritamanado)

MANADO – Prihatin dengan beberapa kriminalitas yang membuat warga tak merasa nyaman lagi di daerah ini. Pdt Lucky Rumopa STh, mengkritisi keberadaan pemerintah saat ini. ”Kalau ada acara-acara besar anggaran untuk keamanan bisa. Kenapa untuk memberikan kenyamanan kepada rakyat selalu tak ada dana, ”ujar Rumopa geram.

”Coba berapa ongkos keamanan acara-acara di Sulut akhir-akhir ini, terakhir ASEAN Tourism Forum (ATF), ” ujar Rumopa.

Dia mengaku, sebagai tokoh agama, dan tokoh masyarakat mempunyai data beberapa peristiwa kriminalitas yang membuktikan keamanan, kenyamanan, butuh keseriusan pemerintah.

Beberapa kejadian itu antara lain: Tanggal 9 Januari peristiwa pembunuhan dan penganiayaan di belakang SMP Kr.Tomohon (korban wanita), tanggal 16 Januari, pencurian dengan membunuh di Tikala (korban wanita), tanggal 18 Januari, mati tergantung di salah satu rumah di Sario (korban wanita), tanggal 20 Januari, peristiwa gadis diperkosa lalu dibunuh dalam mobil Avanza (korban wanita), tanggal 21 Januari, mayat wanita tinggal pinggul ke bawah di Likupang, Minut, dan tanggal 23 Januari, mayat wanita tanpa kepala di temukan di Perairan Bunaken.

Rumopa, menambahkan, andai pemerintah konsisten setiap minggu dua kali sweeping mobil dan senjata tajam mungkin kejahatan dapat diminimalisir.

6 tanggapan untuk “Rumopa: Pemerintah tak Mampu Beri Rasa Aman Mundur Saja!”

  1. Pemerintah dan Masyarakat sering kali hanya fokus pada air yg beriak dan kadang lupa mencari kenapa air tersebut beriak sehingga proses penyelesaiannya terkadang hanya menyelesaikan sesaat, seperti penyebab kejahatan karena minuman keras dan langsung minuman keras yg di matikan padahal lupa disana ada juga mata pencaharian orang. Menurut saya bukan karena cap tikus penyebab utama tapi karena disitu ada masalah pengganguran dan ketidakadilan sosial yg sedang terjadi, dinegara2 maju hal ini tidak dilakukan karena mereka tau bukan minuman penyebabnya. Berikut ini sedikit ulasan saya dengan topik “Mencermati Jurang Antara Kapitalis & Proletar Untuk Mengurangi Masalah Sosial di SULUT” di http://www.ustream.tv/recorded/19836422

  2. Rasa tidak aman bukan saja hanya di rasakan di Manado, tapi di setiap sisi bumi ini.

    #Kalau dilihat dari sisi religi dalam Kepercayaan Kristen bahwa Dunia ini akan semakin jahat, bangsa akan bangkit melawan bangsa, teruna – teruna akan memberontak, peperangan dan pembunuhan dimana – mana tapi ini belumnlah akhir dari kesuddahan jaman. Sikap kita sebagai Kawanua adalah mulai introspeksi diri dan takut akan Tuhan.

    #DIlihat dari sisi sosiologis masyarakat, bahwa ada kesenjangan dalam masyarakat yg semakin lebar, diiringi arus global media yg menjadi pedang bermata dua. di satu sisi bisa membantu mendapatkan informasi yg konstruktif dan komunikatif, disisi lain malah bersifat mengekspolitasi, destruktif dan bahkan anarkhis yg dimana semua pemirsa belum mempunya kedewasaan berpikir yg sama dalam menerima arus informasi yg sedemikian kompleks.

    Coba lihat saja kasus pembunuhan Lindi dan Insiden Xenia hitan di Tugu Tani. dua kasus yg berbeda yang sama2 menyebabkan hilangnya nyawa manusia.
    Karakter labil bukan hanya terlihat dari dua kasus tersebut yg menimbulkan rasa tidak aman, tapi juga korupsi yg semakin merajalela juga merupakan karakter labil dari manusia.

    Tugas Pemerintah ?
    Harus menegakkan Supremasi Hukum tanpa pandang Bulu !!!
    “Seorang pembunuh bisa membunuh beberapa orang .. TAPI Korupsi melenyapkan suatu Negara”

    Doa Kami utk Negeri ini.
    Salam,
    Sam

  3. @kongkoriang…jawabannya tanya pak pendeta Lucky…beliau plg tau cos amper tiap hari di mantos, jadi tau bgmn cara bapake parampuang mdo (sulut) yg suka pake rok mini dan baju you can see…itu hanya salah satu penyebab…yg pasti setuju dg pak ronny kalele…takut akan Tuhan…dan doakan Pemerintah kita…salut pak Ronny !

  4. korbannya WANITA…, ada apa dengan parampuang manado (Sulut)? kiapa jadi korban (sasaran) ‘penghabisan’ ?

  5. Di dunia ini tdk ada tempat yg aman. Sebesar apapun anggaran utk keamanan tetapi klu manusia2nya ngk takut Tuhan, tetap aja kejahatan akan terjadi. Kira2 di daerah mana, di daerah pemerintahan mana yg tdk ada kejahatan???. Dukunglah pemerintah kita, dan Doakan masyarakat kita agar hidup dlm takut akan Tuhan.. Gb all

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara