
Manado, BeritaManado.com — RSUP Prof Dr R D Kandou Manado terus mengukir kesan positif di hati pasien dan keluarga yang mencari perawatan.
Di bawah kepemimpinan direksi yang baru, rumah sakit rujukan utama di wilayah Indonesia Timur ini semakin menunjukkan wajah yang humanis, mengutamakan kenyamanan dan kepuasan pasien di atas segalanya.
Filosofi pelayanan ini sejalan dengan visi yang diusung oleh Direktur Utama (Dirut), Prof Dr dr Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS.
Dirut Prof Starry selalu menekankan bahwa setiap pelayanan harus diberikan sepenuh hati, memperlakukan setiap pasien layaknya keluarga sendiri.
Kisah Tuan Max Kontu (73 tahun), seorang pasien rawat inap di Ruang Anggrek 2, menjadi bukti nyata dari komitmen pelayanan sepenuh hati ini.
Tuan Kontu, yang dirawat setelah menjalani pemeriksaan di poliklinik hematologi, tidak bisa menyembunyikan kepuasannya.

Ia memuji keramahan dan kesopanan tenaga medis di Ruang Anggrek 2, yang selalu menyambut pasien dengan senyuman tulus.
“Pasien yang sebenarnya masih sakit, langsung merasa sembuh ketika melihat suster, mantri, dan dokter yang datang menyapa dengan senyuman,” ungkap Tuan Kontu dengan gembira setelah dinyatakan boleh pulang pada Kamis (3/7/2025).
Istri Tuan Kontu pun tak ketinggalan menyampaikan apresiasinya, menegaskan bahwa para dokter dan perawat di sana bekerja dengan penuh tanggung jawab.
“Buat RSUP Kandou, sukses terus melayani masyarakat,” ujarnya penuh harap.
Menanggapi hal itu, Kepala Ruang Anggrek 2, Ns Mareyke Kairupan, SKep, menyatakan bahwa timnya selalu siap untuk senantiasa memberikan layanan prima dan sepenuh hati sesuai pesan Dirut Prof Starry.
Transformasi budaya pelayanan prima sebagaimana harapan dirut pun selalu ditekankannya kepada setiap petugas di ruangan Anggrek 2 agar RSUP Kandou senantiasa menjadi pilihan dan tetap di hati masyarakat.
“Kami membudayakan kerja cepat, tepat, santun, dan empati. Jangan lupa senyum, salam, dan sapa,” tegas Ns Mareyke.
Komunikasi yang baik dan kepedulian tulus dari seluruh civitas hospitalia, termasuk petugas kebersihan dan keamanan sejak pasien mendaftar hingga kembali ke rumah, menjadi bukti komitmen rumah sakit ini untuk mewujudkan transformasi layanan yang lebih humanis.
(***/jenlywenur)
