
Penulis: JenlyWenur | Manado
RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado kembali menegaskan komitmennya untuk membuka akses pelayanan kesehatan seluas-luasnya bagi seluruh lapisan masyarakat.
Langkah nyata ini diwujudkan melalui gelaran Bakti Sosial Pelayanan Kesehatan di Gereja Katolik St. Lukas, Desa Rasi, Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sabtu (25/7/2026).
Ratusan warga antusias memanfaatkan berbagai layanan medis gratis yang dihadirkan langsung oleh tim dokter spesialis, perawat, residen, hingga relawan Catholic Orchestra.
Dalam baksos tersebut, masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan mata menyeluruh, mulai dari katarak, kelainan refraksi, presbiopia, mata kering (dry eye), pterigium, hingga deteksi dugaan retinopati diabetik, sekaligus pembagian kacamata gratis.
Selain kesehatan mata, tim medis RSUP Kandou juga membuka posko pemeriksaan kesehatan jantung dan kesehatan anak.
Tidak hanya fokus pada pengobatan, RSUP Kandou turut membekali warga lewat sesi edukasi kesehatan.
Materi mengenai “Kanker pada Mata” dipaparkan untuk mendorong kesadaran warga terkait pentingnya deteksi dini dan penanganan yang tepat.
Selain itu, dr. Arlene Angelina, Sp.KN-TM, mempresentasikan pengenalan layanan kedokteran nuklir unggulan RSUP Kandou, yang saat ini menjadi satu-satunya di Sulawesi Utara.
Kepala Departemen Oftalmologi RSUP Kandou Manado, Dr. dr. Ade John Nursalim, MM, MARS, Sp.M, ChM, FICS, menegaskan bahwa aksi sosial ini merupakan bukti nyata rumah sakit dalam mendekatkan layanan medis berstandar tinggi langsung ke tengah masyarakat.
“Kegiatan bakti sosial ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan pelayanan kesehatan dapat dijangkau oleh siapa saja secara luas. Kami berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan dan rutin melakukan pemeriksaan secara berkala,” ujar Ade John.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pastor Paroki St. Lukas Ratahan, Pastor Marciano Pantow, Pr, serta Kepala Instalasi Promosi Kesehatan (Promkes) RSUP Kandou, Ruslianto Urendeng, S.H, yang mengapresiasi penuh sinergi pelayanan kesehatan bagi warga Minahasa Tenggara tersebut.
