Kota Manado

Romel Desak Wali Kota Manado Bentuk Dewan Pengupahan Daerah

MANADO – Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Manado berdemo menuntut pembentukan dewan pengupahan daerah. “Kami minta hal ini segera direalisasikan karena Manado adalah kota yang maju dan sudah sepantasnya punya dewan pengupahan karena ada banyak tenaga kerja di sini,” kata Ketua Cabang SBSI Manado, Romel Sondakh dalam demo di halaman kantor Wali Kota Manado, Selasa (1/5).

Sondakh mengatakan, akibat tidak adanya dewan pengupahan nasib buruh selalu dipermainkan. Upah mereka tak diperhatikan dan jaminan sosial tenaga kerja pun tak diberikan. Sondakh juga menyampaikan keluhan buruh sampah Manado yang gajinya tak sesuai janji Rp2 juta per bulan seperti janji Wali Kota sehingga pekerja menuntut.

“Kami juga mendengar dana yang dianggarkan untuk Jamsostek 700 buruh sampah itu hanya Rp69 juta per tahun untuk apa ini, karena kalau dibagi hanya akan dapat permen untuk setiap buruh,” kata Sondakh.

Wakil Wali Kota Manado Harley Mangindaan yang menerima demo itu menjelaskan, pihaknya akan memperhatikan nasib buruh. “Kami tidak ingkar janji karena sudah upayakan agar kesejahteraan buruh meningkat, tetapi yang terjadi itu karena kondisi keuangan masih kurang. Kita usahakan tahun ini naik,” kata Mangindaan.

Mangindaan mengatakan, tidak ada potongan gaji kepada para buruh. Selain itu juga akan menegaskan semua perusahaan harus membayar Jamsostek. Demo buruh ini dilakukan sepanjang 1 Mei mulai dari kantor DPRD Sulut dan sampai di kantor Wali Kota Manado untuk menuntut perbaikan nasib.(dan)

Satu tanggapan untuk “Romel Desak Wali Kota Manado Bentuk Dewan Pengupahan Daerah”

  1. Sondakh + Demokrat lagi…. Sondakh + Demokrat lagi… (pelaku + partai sarang korupsi….)cape Dehh…..

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara