Amurang—Keberadaan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kabupaten Minahasa Selatan banyak yang memiriskan. Pasalnya, sudah dibangu dengan anggaran APBN dan APBD sejak tahun 2009 rata-rata tanpa penghuni.
Kepala Dinas Kesehatan Minsel, dr Jeffry Wailan Rogi ketika menghubungi media ini membenarkannya. ‘’Itu benar, rata-rata Pustu yang dibangun di 17 kecamatan tanpa penghuni. Ini akibat pihaknya masih kekurangan tenaga kesehatan,’’ kata Rogi.
Kata Rogi lagi, setelah pihaknya mendapat informasi tentang Pustu di Minsel. Pihaknya langsung membentuk tim untuk turun ke Pustu yang dibangun tapi tak berpenghuni.
‘’Pekan depan, kami dan tim baru akan turun dan melihat langsung keberadaan Pustu-Pustu tersebut. Kalau perlu, apabilah Pustu yang memang sudah ada penghuninya namun orangnya keluar tanpa alasan akan langsung dipanggil kembali,’’ ujarnya.
Menurutnya, bahwa Dinkes Minsel sangat berharap warga melihat keadaan Pustu tak berlebihan. Memang ada Pustu dibangun diatas gunung. Tetapi, pihaknya sebetulnya tak menerima. Namun, sudah terlanjur dibangun.
‘’Jadi, kita akan cek dulu keberadaan semua Pustu di desa-desa Minsel. Kalau ada Pustu yang dibangun kontraktor dalam anggaran APBD 2011 belum selesai akan dituntun. Tunggu saja, pastinya akan dilakukannya,’’ pungkas Rogi. (and)
