Politik dan Pemerintahan

Ringkuangan Menilai Ahok Belum Mengerti Kultur Pemerintahan

Manado – Ketua Ikatan Kekeluargaan Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Sulut, Drs M.M Onibala melalui Sekretaris Umumnya, Jemmy Ringkuangan AP, M.Si menyebutkan, Ahok sebagai Gubernur yang mendapat mandat negara barangkali belum mengerti dan memahami dengan benar kultur dan struktur pemerintahan.

Pernyataan itu disampaikan Ringkuangan terkait Pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama atau biasa disapa Ahok yang menyebutkan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk di bubarkan

“Sebagai Gubernur yang harusnya melindungi aset negara justru melawan negara dengan meminta IPDN sebagai institusi negara yang sah untuk dibubarkan. Sikap Ahok sebagai Gubernur tidak mencerminkan sebagai seorang pejabat negara dan mengangkangi etika birokrasi sebagai aparatur negara,” ujar Ringkuangan.

Dia menambahkan, meski hanya sifatnya usulan tapi Ahok sebagai pejabat negara justru menyatakan opini yang menimbulkan konstroversi dan meresahkan harmoni kehidupan pemerintahan di negara ini.

“Pernyataan Ahok tersebut dapat menyebabkan disharmoni kehidupan sosial di masyarakat. Karena itu, kami keluarga besar IKAPTK Provinsi Sulut meminta Ahok agar mempertanggungjawabkan pernyataannya tersebut,”

“Ahok seharusnya belajar etika birokrasi di IPDN dulu baru bisa menduduki jabatan seorang Gubernur,’’ kata Ringkuangan uang juga lulusan IPDN Angkatan V.

Barangkali Ahok pernah kecewa dengan perilaku negatif alumni . Namun tidak semua alumni IPDN berperilaku negative. Itu oknum alumni tegas Ringkuangan.

Sebagai seorang Gubernur harusnya melindungi dan tidak mengeneralisir alumni apalagi secara kelembagaan, itu tidak mencerminkan perilaku seorang pejabat negara  apalagi seorang negarawan.

Diapun berharap, ada sikap kesatria yang mempertanggungjawabkan pernyataan Ahok tersebut.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara