Berita Utama

Rhamdani : Sumendap Sarjana Hukum Yang Tidak Paham Hukum!!

Rhamdani : Sumendap Sarjana Hukum Yang Tidak Paham Hukum!!
Benny Rhamdani (Foto Beritamanado)

MANADO – Pernyataan James Sumendap kepada media bahwa fraksi-fraksi di DPRD Sulut menyetujui Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Benny Rhamdani, mendapat respon balik legislator vokal PDI-Perjuangan ini. Menurut Rhamdani, selain partai bersangkutan, fraksi DPRD tidak berwenang mengurusi PAW anggota dewan.

“Saya pikir ini upaya politisasi James Sumendap, sebuah kebohongan, karena saya yakin persis urusan PAW adalah urusan domain internal partai. Fraksi-fraksi DPR tidak bisa mengurusi PAW anggota partai lain,” tegas Rhamdani dalam jumpa pers di ruangan Komisi I, Rabu (02/02) siang.

Rhamdani bahkan menyebutkan sosok Sumendap sebagai seorang politisi yang tidak tahu aturan dan tidak cerdas dengan cara mempergunakan fraksi partai lain untuk menggusurnya.

“Pertanyaannya adalah, siapa yang tidak cerdas, fraksi-fraksi di DPR atau James Sumendap. Saya tahu persis urusan PAW itu adalah domain partai bersangkutan yaitu PDI-Perjuangan. Jadi yang tidak cerdas dalam hal ini adalah James Sumendap sendiri. James Sumendap itu sarjana hukum yang tidak paham hukum!” tuturnya dengan nada tinggi.

Lanjut Rhamdani, dirinya tidak keberatan di PAW asalkan prosesnya sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku. (JRY)

10 tanggapan untuk “Rhamdani : Sumendap Sarjana Hukum Yang Tidak Paham Hukum!!”

  1. Makanya sekarang orang jadi anggota dewan bukang kerja untuk rakyat lagi tapi for dorang sandiri..Jadi anggota dewan skarang cuma untuk :
    1.UANG
    2.NAMA
    kalu so dapa ini 2..setang putar ley to masyarakat…yg penting gaji jalan….rapat bukan for rakyat tapi rapat untuk cari kekuasaan Dan tunjangan2

  2. Benny Rhamdani vs James Karinda..

    skarang, 2 orang ini sapa yang lebe dekat dengan yang pegang mapatu?
    depe jawaban so ada di situ!!!!!

  3. Benny butul. James so bingo ndak dapa PAW pa Benny. Org kuat kwa Benny. Ato ??ª yg bekeng kuat???

  4. Ah sapa bilang jatuhnya orde baru karena aksi jalanan, ada skenario besar dsitu, tofor ngan putra pe bapikir…

  5. Paulina: Anda tau bahwa jatuhnya rejim orde baru itu dari Aksi jalanan? bukan org2 berdasi yang waktu itu di Parlemen. coba liat di negara manapun sebuah diktator itu tumbang oleh aksi jalanan. Anda jangan mengkerdilkan aktivis jalanan. saya mau tanya apa yang dilakukan James sumendap terhadap PDI-Promega pasca 1997-1998? mereka yg skrg di PDIP adalah org2 yang tdk memiliki andil terhadap perjuangan PDI masa itu….

  6. wartawan musti tanya pa sumendap dulu, kong beking berita dari dua sumber. Jangan beking berita sepotong-sepotong, kase bakalae orang. akhirnya mendidik masyarakat untuk bakalae dan konflik. Hal kecil di besar-besarkan, bagaimana mau maju kita?

  7. Benny rupa punya kartu AS nya Sumendap. So itu dia brani lawan Sumendap. Bagaimana kelanjutannya? Wartawan coba tanya pa Sumendap.

  8. Benny Ramdhani khan cuma …pendemo jalanan dulu…. so paham saja…depe kualitas cuma sampe situ, level cuma bagitu….politisi jalanan blum santun dan beradab biar dia darah jawa..

  9. Kuli merah darah biru, keris jawa, tikam dari belakang pa banteng, bijimanae……so kurang sama deng politisi golkar manado (nda samua katu)…kuli kuning darah biru. Karna politisi banya busu, maka 50 % masyarakat so nda begitu percaya dengan kehadiran partai, degradasi nilai-nilai moral politik yang dilakukan oknum politisi dengan dalih moving politik. Tapi sesungguhnya para politisi kuli telah menurunkan citra partai. Belajar banya ley…..Yudas-yudas politik menjamur. Sayang masih ada ley politisi di dunia politik yang semakin berkembang????? Harus pasang badan, jang wajah galak, kalakuan banci. Semoga berubah…mar pohong kalo so besar kalo se putar, kurang mo patah

  10. “Udang deng Katang kalo bakar sama-sama merah”. Pahlawan kesiangan….penkerdilan partai, perzinahan politik.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara