
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD);Kota Bitung, Ramlan Ifran melaksanakan reses blusukan di Lima Kelurahan, Kecamatan Maesa.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bitung dari Partai NasDem, Ramlan Ifran, melaksanakan reses masa persidangan kedua tahun kedua Tahun Sidang 2025–2026 di daerah pemilihan Kecamatan Maesa, Selasa (31/03/2026).
Kegiatan reses ini menjadi momentum penting bagi Ramlan untuk turun langsung ke tengah masyarakat guna menyerap berbagai aspirasi dan keluhan warga. Dengan metode blusukan, Ia mengunjungi sejumlah kelurahan di Kecamatan Maesa untuk melihat secara nyata kondisi lingkungan serta pelayanan publik. Dalam kunjungannya, Kelurahan Bitung Timur menjadi salah satu titik yang mendapat sorotan serius.
Dalam kunjungannya, Ramlan Ifran sapaan akrab Haji Olan mendengarkan langsung berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat, mulai dari infrastruktur lingkungan, drainase, hingga kebutuhan peningkatan pelayanan dasar. Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang dihimpun akan menjadi bahan pokok dalam pembahasan di DPRD.
“Reses ini bukan sekadar agenda formal, tetapi menjadi tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat untuk memastikan suara masyarakat benar-benar tersampaikan dan diperjuangkan,” ujar Ramlan Ifran.
Ramlan mengaku prihatin atas keterbatasan fasilitas yang ada di kantor lurah tersebut. Ia menemukan kondisi pelayanan yang dinilai belum memadai, mulai dari minimnya meja kerja hingga keterbatasan tempat duduk bagi pegawai dan masyarakat yang datang mengurus keperluan administrasi.
“Kami melihat secara langsung kondisi di Kelurahan Bitung Timur yang saat ini masih menumpang di Kantor Kecamatan Maesa karena kantor lurah dalam keadaan rusak. Meja hanya dua, dan tempat duduk juga sangat terbatas. Ini tentu menjadi perhatian serius, karena dengan kondisi seperti ini pelayanan tidak akan maksimal,” kata Ramlan Ifran sapaan akrab Haji Olan.
Ia juga menegaskan bahwa kondisi tersebut harus segera mendapat perhatian dari pemerintah daerah, mengingat jumlah penduduk di wilayah Bitung Timur yang cukup besar dan kebutuhan pelayanan publik yang terus meningkat.
Menurutnya, jika persoalan ini tidak segera ditangani, maka akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat, bahkan berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah.
“Kalau pelayanan tidak berjalan baik, dampaknya pasti ke pemerintah. Karena masyarakat yang tidak terlayani akan menilai kinerja pemerintah secara keseluruhan,” tegas Ramlan Ifran.
Ia juga berharap adanya langkah cepat dari pemerintah untuk memperbaiki fasilitas kantor lurah serta memastikan pelayanan publik dapat berjalan optimal, efektif, dan nyaman bagi masyarakat.”Kami akan coba komunikasikan dengan pemerintah kota. Mudah-mudahan ada solusi terbaik, apalagi ini menyangkut pelayanan dasar kepada masyarakat,” pungkasnya.
Anggota DPRD Kota Bitung sapaan akrab Haji Olan memberikan semangat kepada Lurah Bitung jajarannya, agar tetap menjalankan tugas dengan maksimal di tengah keterbatasan.“Kami berharap Pak Lurah dan jajaran tetap semangat melayani masyarakat. Ini memang situasi sementara, dan saya berharap tidak berlangsung lama,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Lurah Bitung Timur, Syarifudin Takahindangen, juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ramlan Ifran yang telah melihat langsung kondisi kantor lurah.“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Dewan Ramlan Ifran yang sudah datang langsung melihat kondisi kami. Ini menjadi perhatian besar bagi kami,” ungkapnya.
Lurah juga menjelaskan bahwa saat ini pihaknya terpaksa berkantor di Kantor Kecamatan Maesa dengan ruangan yang sangat terbatas, sekitar 2,5 x 4 meter, akibat kondisi kantor lurah yang rusak.Meski demikian, Safrudin menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal.
“Walaupun kondisi kami terbatas, kami pastikan tidak ada masyarakat yang terabaikan. Kami tetap melayani sesuai tugas dan fungsi kami,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ia juga berharap melalui kunjungan tersebut, aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dan segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah, khususnya terkait pembangunan kantor lurah yang baru.“Kami berharap Pak Dewan bisa menjadi perpanjangan tangan masyarakat agar kantor lurah yang rusak bisa segera diperbaiki atau dibangun baru. Sudah ada lokasi aset pemerintah yang dinilai layak untuk pembangunan,” ujarnya.
