
Rabbi Yaakov Baruch saat mengikuti kegiatan Interfaith di Portugal
Portugal, BeriManado.com — Di tengah-tengah kunjungannya ke Portugal, Rabbi Yaakov Baruch mengaku sangat mengecam keras aksi brutal penembakan warga komunitas Yahudi di Pantai Bondi Sydney, Australia, Minggu (15/12/2025).
“Saya mengecam keras aksi penembakan brutal yang menargetkan komunitas Yahudi selama perayaan Hanukkah di Pantai Bondi, Sydney,” ucap Rabbi Yaakov Baruch kepada BeritaManado.com.
Menurut pimpinan Shaar HaShamayim Synagogue di Tondano, tindakan terorisme dan kebencian semacam itu merupakan serangan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan kebebasan beragama yang dijunjung bersama.
“Kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga para korban, termasuk anak-anak yang menjadi sasaran dalam tragedi mematikan ini. Tidak ada tempat bagi kekerasan dan antisemitisme di masyarakat mana pun,” tegas Yaakov Baruch.
Ditambahkannya, bahwa tragedi di Pantai Bondi telah meninggalkan luka mendalam bagi dunia.
“Kami berdiri bersama komunitas Yahudi dan seluruh rakyat Australia dalam menghadapi serangan teror yang keji ini. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberanian warga dan pihak berwenang di lokasi yang berusaha melindungi nyawa orang lain,” ujarnya.
Kekerasan atas dasar agama atau ideologi adalah musuh bersama, dan pihaknya menuntut keadilan bagi seluruh korban.
Pada kesempatan ini Rabbi Yaakov Baruch juga ingin memuji Ahmed al-Ahmed, seorang penjual buah Muslim keturunan Suriah.
Peristiwa tersebut mendapatkan pujian karena aksi heroiknya melucuti senjata salah satu pelaku (Sajid Akram) dengan tangan kosong, padahal ia sendiri tertembak dua kali di lengan dan tangan saat melakukan itu, menyelamatkan banyak nyawa.
“Aksi berani Ahmed al-Ahmed, ayah dua anak ini, menjadi simbol perlawanan dalam tragedi yang menargetkan komunitas Yahudi di Bondi, Sydney Australia,” tandasnya.
Adapun keberadaan Rabbi Yaakov Baruch di Portugal yaitu dalam rangka agenda Interfaith.
(Frangki Wullur)
