Johanis awalnya tidak percaya saat ditelpon, tapi kemudian dihari yang sama, dirinya diminta datang ke GraPARI Telkomsel.
Begitu tiba, dirinya baru percaya jika menjadi salah satu pemenang yang mendapatkan Rp100 juta.
“Pas ditelpon saya sedang kerja di Minahasa Utara, pulang baru ke GraPARI dan disampaikan langsung serta bukti kalau memang menang. Akhirnya yakin,” kata Johanis.
Hadiah yang didapatnya sementara ini akan ditabung untuk kebutuhan keluarga nanti.
“Tapi sebagian akan kami bawa jadi persembahan di gereja, sisanya ditabung nanti digunakan untuk kebutuhan keluarga. Terima kasih banyak, Telkomsel,” kata Johanis yang sedang pertama kali menggunakan ponsel, sudah percaya pada provider Telkomsel.

Muharlis menambahkan, pihaknya terus mengimbau seluruh pelanggan untuk berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Telkomsel.
Jangan pernah memberikan kode OTP atau data pribadi kepada pihak yang tidak bertanggung jawab, serta hindari mengklik tautan mencurigakan.
“Telkomsel tidak memungut biaya apa pun dari pemenang. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi telkomsel.com atau media sosial resmi Telkomsel yang telah terverifikasi,” kata Muharlis.
Informasi resmi terkait program Digosok Hepi dan daftar lengkap pemenang dapat diakses melalui laman telkomsel.com/promo/digosokhepi.
(***/srisurya)
