Amurang—Sejumlah pengawas dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Minahasa Selatan mengaku ditipu oleh oknum FM alias Freddy. Pasalnya, selain oknum FM yang adalah putra Minsel yang bertugas di Kantor Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Jakarta.
‘’Ya, setiap tahun Pusdiklat Jakarta mengirim surat ke SKPD ini. Dalam surat tersebut meminta peserta, baik guru maupun pengawas untuk dididik sebagaimana ketentuan dan aturan yang ada. Siapa yang tak mau ikut pendidikan di Jakarta. Ditambah lagi, jelas-jelas mendapat sertifikat,’’ ujar sejumlah pengawas SMP yang mengaku tak mau tulis namanya.
Menurut sumber, ceritanya, “setelah kami peserta (pengawas, red) berada di Jakarta. Kami langsung disodorkan kwitansi. Tahu-tahu, oknum FM alias Freddy yang juga putra Minsel justru melakukan hal paling bodoh atas putra-putri Minsel sendiri.”
‘’Dia itu (FM alias Freddy, red) langsung meminta uang Rp 1 juta bahkan lebih. Katanya, selain harus membayar, ada juga untuk hal-hal lain. Katanya, ini sudah menjadi ketentuan Pusdiklat Jakarta. Kalau juga tidak memberikannya, maka dipastikan, para pengawas tak akan mendapat sertifikat,’’ sebut sumber guru (pengawas, red) tersebut.
Dikatakannya, bahwa ini adalah unsur penipuan. ‘’Sebab, sudah banyak pengawas Minsel yang melaporkan hal tersebut. Hanya saja, masalah ini harus dicari tahu keberadaannya. Apakah juga legal Pusdiklat ini. Atau juga ilegal, namun kami masih mempertanyakannya,’’ pungkas sumber. (and)
