Kota Bitung

Pus Kini Terlihat Linglung

Pus Kini Terlihat Linglung
Pus ketika berada di Polsek Bitung Tengah (foto beritamanado)

Bitung—Pus (14) yang menjadi korban penganiayaan sadis dari 4 wanita dewasa Kamis (12/7) lalu hanya bisa duduk terdiam di salah satu ruangan di Polsek Bitung Tengah, Senin (16/7). Tatap matanya terlihat kosong dan terlihat ketakutan ketika melihat orang yang baru dia jumpai.

Sejumlah pertanyaan yang diajukan beberapa wartawan tidak ia jawab. Ia hanya menjawab dengan menatap kosong wartawan yang bertanya. Bahkan ketika beritamanado.com mencoba menanyakan kabar dan kondisinya saat ini, siswi kelas 3 SMP ini hanya tertegun tanpa mengucapkan sepatah katapun menjawab pertanyaan.

“Apa kabar Pus, ada bae-bae jo,”

Ia hanya memabalas dengan anggukan kepala. Atau menggelangkan kepala menjawab pertanyaan. Terlihat gadis belia ini sangat tidak nyaman berada di ruangan tersebut, apalagi sejumlah warga berlomba-lomba mengintip dari balik kaca jendelam hitam untuk mengenali dirinya.

“Semenjak kejadian, Pus terlihat linglung dan kengingan. Bahkan ketika diajak bicara kedang kala tidak nyambung,” kata salah satu teman dan tetangga Pus, Putri Tuesa.

Tuesa sendiri mengaku iba terhadap nasib yang dialami temannya tersebut. Apalagi kini ia tidak dapat bercerita dengan lancar dengan Pur semenjak kejadian yang menimpanya.

“Ia kebanyakan melamun di rumah dan tidak mau lagi ke sekolah,” katanya.

Putri sendiri menuturkan, setelah kejadian Pus sudah dibawa ke rumah sakit untuk berobat sekaligus melakukan visum untuk kepentingan laporan di polisi. Namun ia kuatir dengan kondisi kesehatan temanya tersebut karena sering mengaku pusing akibat menerima pukulan dari para pelaku dibagian kepala.

“Waktu kejadian saya ada di lokasi. Saya tidak berani mendekat karena para pelaku membawa pisau dan gunting,” ujar Putri yang mengaku menyesal tidak dapat membantu Pur ketika mengalami penganiayaan.

Putri berharap para pelaku dihukum dengan seberat-beratnya dan Pur bisa cepat sembuh agar bisa kembali sekolah.(enk)

4 tanggapan untuk “Pus Kini Terlihat Linglung”

  1. Ironis memang…..Pus (14), sampai di kantor polisi pun masih harus dikasari. UU perlindungan anak menulis, Anak dibawah umur tidak bisa diperiksa/dikawal oleh oknum polisi yang berseragam lengkap. Pemeriksaan pus harus dilakukan oleh polisi dengan pakaian biasa Unit Pemeriksaan khusus. semoga ini tak terjadi lagi.

  2. Luka fisik akan lebih cepat sembuh, namun luka batin akan mengakibatkan trauma mendalam yang akan berdampak jangka panjang.
    Pur jelas sudah menderita penganiayaan mental….

    Apakah Bitung punya Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak? Bagaimana tanggapan & reaksi mereka?
    Bagaimana dgn Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak tingkat Provinsi Sulut?

  3. terlalu malang nasibmu pur, semoga yang maha kuasa membalas semua yang dilakukan para pelaku

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara