
Manado – Penyitaan puluhan botol minuman keras di toko Twelve Wine and Liquor jalan Kembang, Kecamatan Sario Manado oleh pihak Polsek Sario, Minggu (06/8/2017) dinihari ternyata menimbulkan masalah karena minuman yang disita anak buah AKP Tommy Aruan tersebut mengantongi surat izin.
Menurut Cikal Viscana, anak pemilik toko Twelve Wine and Liquor, penyitaan tersebut mencurigakan karena sejumlah pajangan yang jelas-jelas tertulis not for sale turut disita, termasuk jenis minuman yang harganya mahal.
‘’Toko kami ini memiliki izin. Tapi mereka main angkat dan sita. Ada juga minuman yang kami pajang mereka bawa, padahal ada tulisan not for sale (tidak untuk dijual). Mereka pilih yang mahal-mahal saja,’’ kata Cikal Viscana, anak pemilik toko Twelve Wine and Liquor.
Lanjut Cikal, pihak kepolisian yang datang tidak membeberkan maksud dan tujuan dengan terperinci, hanya menyampaikan hendak melihat-lihat, tapi kenyataannya, setelah melihat pajangan, minuman yang ada langsung disita.
‘’Kan mereka bilang mau dilihat. Kalau mereka bilang mau beli, pasti karyawan akan bilang kalau barang itu hanya pajangan. Ini kan mereka bilang mau lihat, jadi mereka izinkan untuk melihat. Setelah mengambil semua minuman yang dipajang dan didalam kamar, barulah mereka bilang kalau sedang menjalankan Operasi Pekat,’’ jelasnya.
Diakui Cikal, aksi penyitaan yang dilakukan Kapolsek Sario beserta pasukannya tersebut dibumbui tindakan kekerasan kepada kakaknya Christy Vanessa sehingga pihak keluarga akan memproses hukum tindakan oknum kepolisian tersebut.
‘’Tangannya sampai memar. Sampai sekarang masih memar. Jadi waktu kami dipaksa untuk tanda tangan berita acara, ada oknum polisi yang rekam-rekam kami. Kakak saya menolak, karena posisi kami waktu itu ada di dalam kamar. Saat itu juga salah satu polisi langsung memukul tangan kakak saya sampai memar. Makanya akan kami laporkan ke Polda,” kata Cikal.
Sementara itu, Kapolsek Sario AKP Tommy Aruan, ketika dikonfirmasi belum bisa memberikan komentar lebih terkait hal tersebut.
‘’Datang saja ke Polsek untuk konfirmasi,’’ ujar Tommy. (srisurya)
