Dumais : Kami Berangkat Sesuai Undangan dan Mendapat Ijin Mendagri

MANADO – Minggu (6/10) malam ini, tiga legislator Sulut, Jhon Dumais, Arthur Kotambunan dan Victor Mailangkay bertolak ke negara Argentina di Amerika Selatan. Keberangkatan mereka dalam rangka menghadiri promosi pariwisata pada iven Festival Indonesia di Buenos Aires, ibu kota Argentina, 6-8 November 2011.
Kepastian keberangkatan menurut Jhon Dumais kepada wartawan saat jumpa pers, setelah surat ijin dari Mendagri yang ditandatangani Sekjen Diah Anggraeni diperoleh sesuai rekomendasi Pemprov Sulut menindaklanjuti undangan dari Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan RI.
“Dasar hukum keberangkatan kami sesuai undangan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata melalui surat tertanggal 26 September 2011. Ditindaklanjuti surat Pemprov yang ditandatangani Sekprov Mokodongan tanggal 6 Oktober ditujukan ke Mendagri yang dibalas Mendagri yang ditandatangani Sekjen Diah Anggraeni tertanggal 3 November 2011,” tutur Jhon Dumais.
Ditambahkan Dumais, selain dirinya, ijin Mendagri ke Argentina sebanyak lima anggota deprov termasuk Arthur Kotambunan, Mikson Tilaar, Victor Mailangkay dan Tonny Kaunang. “Namun Pak Tonny dan Pak Mikson tidak ikut karena ada urusan lain,” tambahnya.
Adapun surat tugas perjalanan dinas selama lima hari terhitung tanggal 5 hingga 9 November 2011 dengan anggaran sesuai SPPD sebesar Rp 11 juta. Selain promosi pariwisata, legislator ini juga akan mempelajari sistem pengawasan keuangan pemerintah daerah.
“Jadi, kita disana akan mengikuti dua kegiatan, tapi SPPDnya disatukan,” tukas ketua komisi I ini, sambil menambahkan usai tugas kunjungan tersebut, mereka wajib melaporkan hasil kunjungan kepada Kemendagri, Sekretariat Negara dan Pemprov Sulut.
Diketahui, selain ke Buenos Aires, Argentina, legislator lainnya mengunjungi Amerika Serikat dan kota London Inggris guna mengikuti World Trade Market. Namun keberangkatan anggota dewan ke Amerika dan Inggris disayangkan dilakukan secara diam-diam, sehingga terkesan “jalan-jalan.” (jry)

@AnakDesa
Ini no ngana pe kalah,,,,, cuma ja ikuti tu berita dari koran n media online…… Ente nentau dp realita sebenarnya…… Ngana kira tu koran n media online so butul samua? Ente le mo bilang dapa info dr tamang…… Lol
@ jonson:
Kasian skali ngana eh. Coba ikuti bae2 tu berita. Biar dari Desa, tapi ada AnakDesa pe teman yang kase lia tu daftar 24 Orang Peserta DEMA Show dari Sulut. Daftar itu ditandatangani oleh SekDaProv. Di dalamnya ada 6 orang Legislator termasuk Ibu Ketua DPRD. Di daftar itu juga tertera kolom visa, siapa yang sudah punya dan siapa yang belum. Sayangnya teman itu bilang bhw Daftar itu hanya boleh dilihat, tapi tidak boleh difotokopi, di-scan, ataupun difoto.
Beberapa hari kemudian, ada pemberitaan di harian Manado Post bhw ada 3 Legislator tidak dapat visa Amerika….
Nah, coba Jonson hubungkan fakta-fakta itu. Oya, di kita pe Desa ada Manado Post deng internet utk baca BeritaManado.com. Jonson juga beli Manado Post atau koran lain??? Semoga Jonson baca BeritaManado.com bukan cuma dari warnet….
Kasihan sekali Jonson meremehkan AnakDesa. Diskusi yang baik tidak pernah mencela orangnya, tetapi isi pikiran/pendapatnya. Hmmm…, mungkin Jonson baru belajar diskusi ya? Selamat belajar!
@ ANEH:
Betul sekali kata Anda: “mar biasa kwa cuma dinas Pariwisata….anggota dewan nda perlu….for apa dorang mo kasana??? promosi apa?? enter bunaken dorang nda perhatikan….”
1. Anggota Dewan (dgn segala hormat) tidak punya keahlian/pengetahuan mendalam tentang dunia pariwisata. Kalau cuma brosur, kirimkan saja ke KBRI di sana.
2. Nampaknya baru seorang Benny Ramdhani yang menunjukkan kepedulian langsung terhadap Bunaken walaupun baru sebatas membagikan stiker Save Bunaken. DPRD Sulut mmg belum perhatikan Bunaken. Mereka tidak sempat, krn sibuk pasiar ke luar daerah atau ke luar negeri menggunakan torang pe doi….
3. Yg lebih aneh lagi alasan Pak SekDaProv mengapa mengajak Kadis PU ke DEMA-Amerika: supaya dia bisa belajar. Begini katanya: ” Di sana ada jalan tol dan dia bisa belajar”.
Bagaimana belajarnya? Membandingkan tarif tol, merasakan kemulusannya, mempelajari rute-nya? Siapa counter-part di Amerika yang dihubungi–pengusaha selam yang lagi pameran di DEMA? Adoh kasiang, alasan macam apa itu? Apalagi alasan itu keluar dari mulut seorang Pejabat Tinggi Sulut….
Coba cek logika-nya: DEMA Show (event diving) + Jalan Tol = bisa ajak Kadis PU ??? Ini namanya pelecehan intelektual!
@ Biongo & Mangkage Sirene
Iyo, betul itu. Yang lebih memalukan lagi, dorang dgn “bangga” (nentau malo!!!) pamer tu foto2 & baju2 dari luar negeri padahal itu ada beli dari doi rakyat, torang samua pe doi….
@ Mangkage Sirene…AHH NGANA INI LEI KATU…PENGALAMAN SO ??? HAHHAA…
…KALO KITIA KWA SO PENGALAMAN ITU BAGITIUW-BAGITIUW…HAHAH
@ Pendukung Vicky & Ai…NGANA RUPA DENDAM SKALI PA KITA KANG ???…LAMA-LAMA KITA CURIGA PA NGANA NOH…JANGAN-JANGAN NGANA ADA HATI STOW PAKITA..JANG KAGE TORANG DUA JADI INI…HAHAH
…MANGIRI !! TAMBAH SKOLAH ??…ADUS JO… NGANA KWA NINTAU ATIQ SAPA…HAHAHA
mmg nda jelas sama skali……
benahi dulu kwa di dalam baru keluar.
mar katu….. somo abis tahun anggaran katu.
@AnakDesa…..
beda yg mo ke DEMA -USA deng yg mo ke Buenos Aires…..
Jd bukang dorang “terpaksa” ke Argentina krn nda dapa visa……
dasar AnakDesa nentau apa2…….
Seharusnya khan urusan promosi, masing2 negara so ada Kedutaan dari Indonesia, dorang ada bidang kebudayaan dgn pariwisata, dorang itu yg bertugas mempromosikan daerah2 di Indonesia, kadang2 juga kalau diperlukan dari dorang itu baru pangge tim2 dari Daerah, mar biasa kwa cuma dinas Pariwisata….anggota dewan nda perlu….for apa dorang mo kasana??? promosi apa?? enter bunaken dorang nda perhatikan….
Memang katu so tabiasa badusta pa rakyat…
@biongo: iyo mo bli baju dorang, nti kalo hari natal dorang mo maso gereja dorang mo pamer tu dorang p baju ada beli di amerika deng inggris
3 Legislator ini “terpaksa” ke Argentina karena visa Amerika mereka ditolak! Jadi “terpaksa”deh mereka “cuma pasiar ke Argentina” sedangkan 21 orang lainnya (Legislator & Pemprov) Pasiar Berjemaah ke DEMA Show di Orlando, Amerika Serikat.
Dorang 3 ini tadinya ada di daftar 24 orang Legislator & Pemprov yang akan ke USA itu.
Alasannya sih: mengikuti iven DEMA Show di Orlando-Florida. Ini adalah iven kelas dunia untuk diving (http://www.demashow.com/dema2011/public/enter.aspx). Ke-6 anggota Dewan ini akan berangkat ke sana bersama rombongan yang totalnya 24 orang. Selain Dinas Pariwisata Sulut (yang memang harus pergi ke sana untuk promosikan Sulut), ternyata ada beberapa Kepala Dinas dan bahkan staf dari Pemprov yang masuk dalam rombongan itu tetapi tidak ada kaitannya dengan pariwisata sama sekali, apalagi diving!
Dengan segala hormat, selain Dinas Pariwisata Sulut, apa sih yang bisa dilakukan (baca: kontribusi) oleh para peserta lainnya? Untuk mengikuti iven DEMA itu harus didaftar dari jauh2 hari dan harus ada kaitannya dgn dunia menyelam.
Nah, kalau bukan untuk pasiar/jalan2, apa lagi yang dilakukan oleh mereka?
Ini adalah pemborosan uang rakyat. Walaupun katanya dianggarkan di APBD, tetapi tetap saja itu uang rakyat.
Berapa perkiraan dananya? Untuk tiket pesawat saja sudah sekitar US$2,000. Hotel sekitar $150/malam, kalau dikalikan 7 malam = $1,050. Itu saja sudah sekitar 3,000 dollar, belum termasuk uang makan, SPPD, dll.
Ambil nilai minimal 3,000 dollar dikalikan kurs Rp 9.000 = 27 juta rupiah/orang. Kalau dikalikan 24 orang = 648 juta rupiah!! Dan ini baru perkiraan untuk tiket & hotel, belum termasuk yang lain itu!!!
Alamak!!! Di mana “sense of crisis” atau kepedulian mereka terhadap berbagai kemiskinan dan parahnya infrastruktur di Provinsi tercinta ini?
Lucunya lagi, ketika ditanyai tentang biaya/program promosi untuk Bunaken atau obyek pariwisata lainnya maka akan muncul jawaban standar: TIDAK ADA ANGGARAN!!!
Selain pemborosan, nama Sulut juga akan dipermalukan di depan para peserta dari provinsi lainnya serta di mata pelaku bisnis diving di dunia….
Psssttt…. Sulut ternyata banyak uang tuh! Lihat saja, Sulut mampu mengirimkan 24 orang PENINJAU ke sini… Ck.. ck.. ck.. (Mungkin begitulah “decak kagum” para peserta DEMA lainnya….)
Silakan tanyakan ke kantor SekDaProv mengenai Daftar 24 Peserta ke DEMA tersebut di atas. Daftarnya ditandatangani langsung oleh Yth. Pak SekDaProv. Nama Beliau ada di paling atas, apakah itu artinya sebagai Ketua Rombongan?
Semoga Daftar tersebut tidak berubah ataupun “tiba-tiba terselip” entah di mana….
Hmm…, kalau anggota Legislatif pasiar bareng dengan Pemprov apakah tidak menimbulkan kecurigaan? Jangan-jangan ini bagian dari “kerja sama” sehubungan dengan pembahasan APBD Sulut 2012 yang terhitung sangat cepat: hanya 1 minggu!!! Ada yang bisa memberi pencerahan?
Halo Bapak2 pejabat! Rakyat sekarang ini sudah tidak bisa dibodohi lagi kasiang….
Coba aja, masak ke DEMA Kadis PU diajak juga? Alasannya begini (menurut Pak Sekda: http://beritamanado.com/politik-pemerintahan/pemprov-ajak-dprd-sulut-rame-rame-melancong-ke-amerika/59765/)
“Kalau yang ikut adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum tidak masalah. Di sana ada jalan tol dan dia bisa belajar. Apalagi di Sulut kini berproses pembangunan jalan tol Manado-Bitung. Sebagai ketua tim anggaran, saya akan coret peserta yang hanya ikut-ikutan tanpa manfaat,” tegasnya”
Pak, ngapain jauh2 belajar bikin jalan tol di Amerika sana? Apakah sepulangnya nanti si Kadis PU langsung bisa bikin jalan tol?
Lalu, apakah peserta lainnya yang cuma ikut-ikutan juga sudah dicoret? Misalnya: beberapa staf Pemprov (sekitar 4-6 orang) dalam daftar yang Pak Sekda tanda tangani?
Harap Bapak & Ibu pejabat serta legislator tetap ingat bahwa uang yang Anda sekalian kelola & gunakan adalah uang rakyat-uang kami, bukan hasil dari pohon uang di negeri antah-berantah….
@BIONGO:
Kiapa.. ngana mangiri soo..??
Kaciaan d luu… cuma iko mata.. !!
So itu kwa jang cuma ‘ba-jilat’.. skali2 ba-calon legislatif ato pjabat… mar katu musti tambah skolah dulu supya ‘jadi’!
Klo nda tambah skolah, orang2 partai cuma mo bking ‘lebe biongo’…!!
…COBA CEK ITU YANG KE AMERICA DENG INGGRIS ..COBA LIA DORANG P FACEBOOK SO PENUH DENG FOTO-FOTO BARU ITU…HAHHA
..MUNGKIN KARNA SKARANG SOMO TAHUN BARU DENG NATAL JADI BANYAK DISCOUNT DI MALL-MALL DI AMERICA DENG INGGRIS…ABIS ITU SEKALIGUS MAIN SALJU…HAHAHA
Jang lupa ngoni 3 bafoto deng Maradonna neh..