Kota Bitung

Program Sehari Tanpa Kendaraan Bermotor ke Kantor di Bitung Diapresiasi Sopir Angkot dan Ojek

Program Sehari Tanpa Kendaraan Bermotor ke Kantor di Bitung Diapresiasi Sopir Angkot dan Ojek
Maurits naik Angkut saat pulang kantor

Bitung, BeritaManado.com – Program sehari tampa menggunakan kendaraan bermotor oleh ASN dan THL Pemkot Bitung mendapat apresiasi dari kalangan sopir Angkot, Ojek dan taxi online, Kamis (4/8/2022).

Menurut para sopir Angkot, Ojek dan taxi online, program yang digagas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri-Hengky Honandar membawa berkah bagi mereka.

Pasalnya, semua ASN dan THL yang beraktivitas di kompleks Kantor Wali Kota semuanya datang serta pulang menggunakan Angkot, ojek dan taxi online, termasuk Maurits-Hengky.

“Kebijakan ini sangat bagus dan kami menyampaikan terimakasih kepada Pak Wali dan Wakil Wali Kota sudah membuat program yang menguntungkan bagi kami sopir Angkot,” kata salah satu sopir Angkot, Arman.

Program Sehari Tanpa Kendaraan Bermotor ke Kantor di Bitung Diapresiasi Sopir Angkot dan Ojek
Hengky naik Angkot saat pulang kantor

Arman mengaku, di hari penerapan sehari tampa menggunakan kendaraan bermotor ke kantor, penghasilan jauh lebih banyak dibandingkan hari biasa.

“Hari biasa pemasukan hanya Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu, hari ini pemasukan sampai Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu,” katanya.

Berkah juga dirasakan Ando, salah satu tukang Ojek yang setiap hari mangkal di seputaran Kantor Wali Kota. Ia mengaku, dari pagi hingga sore hari, penumpang tidak pernah sepi dikarenakan banyak ASN dan THL yang menggunakan jasanya.

“Biasanya butuh beberapa jam untuk dapat penumpang, tapi hari ini penumpang mengantri. Baru sampai di pangkalan, sudah ada penumpang yang menunggu dan minta diantar ke tujuan,” katanya.

Salah satu sopir taxi online, Franky juga mengaku mendapat berkah dari kampanye Hari Tanpa Kendaraan Bermotor yang dimulai dari Lingkungan Pemerintah Kota Bitung.

Ia mengaku, pada saat jam masuk dan pulang kantor banyak mendapat orderan dari para ASN dan THL yang menggunakan jasa taxi online.

Baik Arman, Ando dan Franky berharap agar program hari tanpa kendaraan bermotor bagi ASN dan THL terus dilanjutkan karena berdampak terhadap penghasilan mereka.

Wali Kota sendiri mengatakan jika program itu baru tahap uji coba sebagai upaya mengurangi emisi gas buang kendaraan bermotor untuk penanggulangan pencemaran udara dan perubahan iklim.

“Kedepannya mungkin harinya yang digeser dari hari Kamis ke Jumat. Soal durasi hari, itu akan kami kaji dengan mendengar masukan dari para ASN dan THL. Apakah cukup seminggu sekali atau ditambah, itu tergantung teman-teman ASN dan THL,” kata Maurits.

Maurits sendiri berharap, program sehari tanpa kendaraan bermotor ke kantor juga diikuti instasi lain di Kota Bitung agar kampanye mengurangi gas emisi benar-benar berdampak.

“Hari ini ASN dan THL Pemkot sudah memulai, tinggal ASN dan THL di instansi vertikal yang mengikutinya,” katanya.

(abinenobm)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara