Kata dia, saat ini Presidium PNI telah memulai langkah baru, serta target kita di tahun 2025 dapat terbentuk di Sulut, Papua, Aceh, Kalbar dan IKN.
Paling tidak kita ada dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Rote.
“Termasuk juga harus terbentuk di Pintu Aruk dan Entikong pada Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk dan Entikong, dua lokasi perbatasan darat Indonesia-Malaysia di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Hal ini berarti Presidium PNI akan hadir untuk menjaga kebhinekaan dan persatuan Indonesia,” tutur Jan Maringka.
Menurut Jan Maringka, Presidium PNI didirikan pada 10 Oktober 2024 lalu dan disahkan 11 Desember 2024 oleh Kemenkum RI.
Pengukuhan Pengurus DPP Presidium PNI dilakukan 11 Maret 2025 lalu di Gedung Juang 45 Jl. Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat.
“Terdapat 10 Waketum yang membidangi tertentu dan wilayah, NTT, NTB dan Bali dibawah pimpinan Ibu Tina Foe. Terbukti saat ini telah menghasilkan karya perdana, yaitu DPD NTT dan 22 DPC Presidium PNI se-NTT,” ungkapnya.
Ia berharap, semoga Waketum lain juga lebih aktif bergerak, melangkah bersama-sama menghadirkan Presidium PNI di seluruh bumi Indonesia.
Tujuannya adalah wujudkan masyarakat adil dan makmur, serta mengawal pemerintahan berjalan tepat sasaran.
“Karena itu kegiatan pembekalan peran ormas dalam penegakan hukum oleh Kajati NTT dalam acara pengukuhan ini sangat tepat. Semoga bermanfaat kepada para anggota, yang sebagian besar adalah para pengusaha. Agar taat hukum dan ikut menjaga iklim ekonomi daerah lebih kondusif,” tukas Jan Maringka.
Jan Maringka menambahkan, Pemerintah Pusat tidak dapat berjalan sendiri, maka dari itu harus sinergi Pemerintah Daerah dengan kelompok-kelompok usaha masyarakat.
Dalam hal ini terutama kelompok organisasi masyarakat seperti Presidium PNI yang banyak diisi kalangan pengusaha dan UMKM di NTT.
“Saya yakin Bobby Liando selaku Ketua DPD Presidium PNI NTT mampu melakukan komunikasi dengan pemerintah daerah. Seperti kita lihat pada saat acara pelantikan kemarin dan jalan sehat pagi ini. Tampak semua kalangan hadir dengan senyum ceria,” ucapnya.
Pada bagian akhi smntannya, Jan Maringka mengucapkan selamat bekerja kepada DPD Presidium PNI NTT dan 22 DPC Presidium Kabupaten/Kota se-NTT.l, semoga kehadiran Presidium PNI bisa dirasakan oleh kita dan masyarakat.
“Selamat dan Sukses kepada Bobby Lianto dan pengurus lainnya. Semoga Tuhan memberkati,” pungkasnya.
Sementara itu, Bobby Lianto menyampaikan komitmennya untuk membawa Presidium PNI di NTT menjadi wadah perjuangan yang aktif memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan, gotong royong, dan kesejahteraan rakyat.
“Presidium PNI NTT hadir untuk merajut kekuatan seluruh elemen masyarakat dalam semangat persaudaraan Nusantara,” tegasnya.
Acara pelantikan itu dihadiri berbagai tokoh masyarakat, akademisi, dan perwakilan organisasi itu menjadi momentum bersejarah bagi lahirnya struktur baru Presidium PNI di NTT.
Visi dan misi lengkap serta daftar pengurus yang akan membawa semangat baru gerakan Presidium PNI NTT dijadwalkan akan diumumkan secara resmi setelah pukul 10.10.10 WITA.
