Sangihe

Plh Kapolres Sangihe Edwin Rumokor Tinjau Banjir dan Longsor di Tamako, 11 Rumah Rusak Berat dan 60 Terdampak

Plh Kapolres Sangihe Edwin Rumokor Tinjau Banjir dan Longsor di Tamako, 11 Rumah Rusak Berat dan 60 Terdampak
Polisi Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak.

Penulis : Ivan Xaverius | Sangihe

Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, mengakibatkan banjir dan tanah longsor di sejumlah kampung. Akibat bencana tersebut, 11 rumah mengalami rusak berat, satu rumah rusak ringan, serta sekitar 60 rumah terdampak banjir.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Plh Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Edwin Rumokor, S.H., M.H., turun langsung meninjau lokasi bencana bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kepulauan Sangihe untuk memastikan kondisi warga sekaligus melihat langsung dampak yang ditimbulkan.

Berdasarkan hasil monitoring Polsek Tamako, di Kampung Lelipang, dua rumah milik warga atas nama Manikome Lumahedo dan Hiwoiang Daud mengalami rusak berat akibat banjir dengan estimasi kerugian masing-masing sekitar Rp40 juta.Sementara rumah milik Apelia Himponga mengalami kerusakan ringan pada bagian dapur dengan perkiraan kerugian sekitar Rp20 juta.

Plh Kapolres Sangihe Edwin Rumokor Tinjau Banjir dan Longsor di Tamako, 11 Rumah Rusak Berat dan 60 Terdampak

Di Kampung Binala, bencana banjir dan tanah longsor menyebabkan rumah milik Viron Naro, Samalam Tahumingge, Mengkalor Bio, Solohiga Daluase, Marode Sahiu, Katamang Ruban, dan Katamang Kakahis mengalami rusak berat. Estimasi kerugian yang dialami para korban berkisar antara Rp20 juta hingga Rp150 juta.

Selain rumah warga, dua unit rumah dinas Puskesmas Siloam Tamako juga mengalami rusak berat akibat longsor dengan nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp200 juta.

Plh Kapolres Sangihe Edwin Rumokor Tinjau Banjir dan Longsor di Tamako, 11 Rumah Rusak Berat dan 60 Terdampak

Sementara itu, di Lindongan II Kampung Pokol, banjir sempat merendam permukiman warga dengan ketinggian air sekitar 50 sentimeter dan berdampak pada sekitar 60 rumah. Meski demikian, air dilaporkan telah berangsur surut dan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Dalam kunjungannya, AKBP Edwin Rumokor didampingi Kabag Ops AKP H. Katiandagho, S.E., Kabag SDM AKP Anderson Rahotang, Kasat Polair IPTU Jeferson Pusunggulaa, S.E., Kasat Narkoba IPTU Muhammad Idwan Mahalieng, S.H., M.H., serta Kapolsek Tamako AKP Meldi Roring, S.H.

Selain melakukan peninjauan, personel Polsek Tamako turut membantu warga yang terdampak banjir dan longsor serta terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah kampung untuk memantau perkembangan situasi.

Kapolsek Tamako juga mengimbau masyarakat yang bermukim di daerah rawan banjir maupun lereng perbukitan agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Warga diminta segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila kondisi dinilai membahayakan.

Hingga laporan terakhir, situasi di wilayah Kecamatan Tamako dalam keadaan aman dan terkendali, sementara kepolisian bersama pemerintah daerah terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap dampak bencana yang terjadi.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara