Berita Utama

PKPI Masih “Berjuang” Ikut Pemilu 2014

Ketua Umum DPN PKPI, Sutiyoso ketika berada di Bawaslu (foto ist)
Ketua Umum DPN PKPI, Sutiyoso ketika berada di Bawaslu (foto ist)

Bitung—Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) masih berharap dan yakin bakal ikut menjadi salah satu peserta Pemilu 2014 nanti. Ini dibuktikan dengan upaya gugatan yang dilayangkan ke KPU lewat Bawaslu oleh DPN PKPI yang saat ini sementara berproses.

“Kami sudah melakukan mediasi dengan KPU Pusat tapi tetap tidak ada hasil. Selanjutnya 7 hari kerja untuk ajudikasi yaitu penyelesaian perkara di Bawaslu,” kata Wakil Ketua DPK PKPI Kota Bitung, Santy Gerald Luntungan (SGL), Selasa (29/1).

Dan Selasa pagi menurut SGL merupakan sidang pertama yang dihadiri Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional PKPI, Sutiyoso bersama pengurus DPN dan pengurus dari tiap daerah termasuk Kota Bitung. “Kami mendatangkan saksi-saksi dari daerah-daerah bermasalah. Dan Hari Rabu (30/1) dan Kamis (31/1) agenda sidang dengan para saksi ,” katanya.

SGL bersama ribuan kader PKPI seluruh Indonesia berharap Bawaslu dapat mengambil keputusan yang bijaksana. Agar partainya bisa ikut menjadi salah satu peserta Pemilu 2014 nanti.(enk)

Satu tanggapan untuk “PKPI Masih “Berjuang” Ikut Pemilu 2014”

  1. selamat jo berjuang jo, sama deng kita walaupun kita pe record nyanda ada lei yang mo sama deng kita, biar lei mo pake alasan apapun untuk memahtahkan rekor dunia saya ( mo hitung lei dorang pe gol2 biar kalah,atau jumlah bola masuk,;basket,persentase kek, dll, walaupun sampe dorang mati) nyanda ada yg mampu. Mar kita lei sementara berjuang berjuang for kita pe nafas so lebeh pendek, Tapi kwa dalam kasus ini, kita lia ngoni pe hak politik (status 3 sosial) di perlakukan diskriminasi atau dibedakan ngoni pe hak politik sebagai waraga negara.untuk politik. memang diskriminasi atau lebeh bagus disclaimer, hanya bisa dilakukan jika syarat dasar untuk negara dan masarakat, tidak terpenuhi, tidak boleh tanpa alasan yg tidak mendasar. ,Selanjutnya kita nintau ngoni pe masalah. Bagitu jo itu masukan selanjutnya selamat berjuang karena ngoni yg lebeh tau. Sama deng itu proyek jalan tol itu bisa disclaimer, karena syarat dana,dan waktu tidak bisa dipenuhi untuk negara dan rakyat, walaupun untuk kepentingan rakyat (karena kepentingan masyarakat masih belum urgen,,, lbandingkan dgn kemacetan di jakarta) edit kang jo

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara