Kota Bitung

Pingkan Pijoh Wakili Bitung di Pertemuan GHSA

Pingkan Pijoh Wakili Bitung di Pertemuan GHSA
dr Pingkan Pijoh MPHM

 

Bitung – Suatu kebanggaan tersendiri Kantor Kesehatan Pelabuhan Kota Bitung diundang untuk ikut ambil bagian dalam Pertemuan Tingkat Menteri Global Health Security Agenda (GHSA) ke-5.

Pertemuan itu digelar di Bali Nusa Dua Convention Center 2 mulai tanggal tanggal 6-8 November dan Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan pertemuan itu.

Menurut Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Bitung, dr Pingkan M Pijoh MPHM, pertemuan itu merupakan pertemuan tahunan dan tertinggi dalam forum GHSA dengan tujuan untuk meningkatkan komitmen negara dalam pencapaian ketahanan kesehatan global, regional, dan nasional, sekaligus sebagai upaya berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam upaya mencegah, mendeteksi, dan merespons cepat berbagai penyakit menular berpotensi wabah.

“Dari konteks nasional, pertemuan diharapkan dapat mendorong penguatan ketahanan kesehatan nasional dan lebih meningkatkan kerja sama lintas sektor, serta menjadi ajang bagi Indonesia untuk berbagi praktik terbaik dalam pencapaian ketahanan kesehatan global dan nasional,” kata Pingkan saat dihubungi via WhatsApp, Selasa (06/11/2018).

Pertemuan GHSA Bali kata dia, akan menjadi momentum untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah untuk mengimplementasikan secara penuh IHR antara lain penyelesaian Rencana Aksi Nasional Keamanan Kesehatan Global, penguatan kelembagaan di Pusat dan Daerah melalui penuntasan Instruksi Presiden Presiden tentang Peningkatan Kemampuan dalam Mencegah, Mendeteksi, dan Merespons Wabah Penyakit, Pandemi Global dan Kedaruratan Nuklir, Biologi, dan Kimia, pengarusutamaan Keamanan Kesehatan Global dalam pembangunan nasional, penyediaan anggaran khusus bagi Keamanan Kesehatan Global, sosialisasi dan simulasi penanganan pandemi, serta pengetahuan mengenai Keamanan Kesehatan Global pada pendidikan formal, informal dan non-formal.

“Pertemuan akan meningkatkan komitmen negara dalam mengatasi ancaman keamanan kesehatan global melalui peluncuran GHSA 2024 Framework dan pengesahan Deklarasi Bali,” katanya.

Pertemuan kata Pingkan, selain dilakukan dalam bentuk Pleno yang terbagi ke dalam 5 Sesi yang membahas “Advancing Global Partnership” pada tingkat global, regional dan nasional serta koordinasi Action Packages, juga menyelenggarakan 8 Side Events dan 4 back-to-back Meeting.

“Indonesia menyelenggarakan Pertemuan Informal Menteri Kesehatan ASEAN dalam bentuk Lunch membahas pentingnya upaya bersama ASEAN menghadapi ancaman keamanan kesehatan global,” katanya.

Dari pertemuan itu, menurutnya, Indonesia akan memprakarsai pembetukan platform kerja sama Keamanan Kesehatan Regional ASEAN.

“Indonesia akan melaporkan mengenai hal tersebut kepada Pertemuan Menteri Kesehatan ASEAN pada tahun 2019 di Kamboja,” katanya.

Pertemuan itu dari informasi, diperkirakan akan dihadiri sekitar 500-750 peserta, terdiri dari Menteri dan pejabat tingkat tinggi dari negara-negara anggota dan observer GHSA, organisasi internasional, sektor swasta, dan komunitas masyarakat.

“Dari Sulut semua Kepala UPT Vertikal Kemenkes RI diundang seperti KKP Kota Bitung, KKP Manado, Dirut RSUP Prof Kandow dan Dirut RS Ratatotok,” katanya.

(abinenobm)

 

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara