
Manado, BeritaManado.com — Direktur Tumbelaka Academic Centre (TAC), Taufik Tumbelaka mengatakan untuk maju sebagai calon wali kota, harus mengerti dengan posisi yang akan diperebutkannya nanti dalam Pilwalkot Manado bulan September 2020.
“Jangan sampai yang mau maju, dia tidak tahu sebenarnya, dia mau maju untuk apa dan dia mau bikin apa,” kata Taufik Tumbelaka kepada BeritaManado.com, Rabu (8/1/2020).
Alasannya, masalah wali kota bukan sekedar jabatan saja tetapi soal banyak orang.
“Masalah wali kota itu bukan sekedar masalah jabatan tapi ini menyangkut ada lebih dari 500 ribu warga kota, bahkan lebih karena ada juga dari luar kota yang mengadu nasib di Manado, jadi ini menyangkut memimpin satu daerah di dalamnya ada ratusan ribu orang menggantungkan nasibnya,” ucap Taufik.
Taufik Tumbelaka sebagai pengamat politik, mengungkapkan bahwa dirinya dulu pernah menyindir, bahwa dia adalah salah satu orang yang pernah berkata siap maju sebagai wali kota dengan detail program yang jelas.
“Boleh di lihat dalam jejak digital, dulu saya pernah berkata siap maju sebagai wali kota, dan yang akan saya buat ini dan itu, semuanya jelas tidak mengambang,” ungkap Taufik.
Hal ini dikatakan ketua Keluarga Besar Alumni UGM (KAGAMA) Manado, agar jangan sampai sebagai calon wali kota hanya menyuarakan program yang mengambang.
“Kalau hanya bilang akan membuat Manado lebih baik lagi atau akan meningkatkan kesejahteraan, itu sudah biasa didengar oleh masyarakat,” ujar Taufik.
Karena menurutnya masyarakat sekarang cara berpikirnya lebih kritis lagi.
“Di era revolusi industri 4.0, masyarakat sudah lebih kritis sehingga yang dibutuhkan oleh masyarakat bukan hanya sekedar retorika, tetapi detail program nyata yang bisa menyentuh masyarakat,” tuturnya.
Soal calon yang akan diminati oleh masyarakat nanti dalam Pilwalkot 2020, Taufik berpendapat lain.
“Pendatang baru yang sudah dilihat kinerjanya akan menjadi primadona, tetapi bukan yang baru datang entah ada dimana selama ini tiba-tiba muncul mencalonkan diri,” tutup Taufik Tumbelaka.
(BennyManoppo)
