
Manado – Berbagai upaya dilakukan pihak-pihak yang diduga merupakan lawan politik Jimmy Rimba Rogi yang saat ini tercatat sebagai calon Wali Kota Manado, untuk membendung arus dukungan dari masyarakat.
Selain gencar mengisuhkan bahwa pria berambut putih yang akrab disapa Imba itu tidak layak mengikuti Pilkada karena dituding berstatus bebas bersyarat, satu persatu baliho yang dipasang KPUD Kota Manado pun hilang dari tempat awalnya terpasang bersama baliho 3 calon lainnya.
Meski begitu, tampaknya usaha dari para pihak yang tidak ingin Imba ikut serta dalam pencalonan kepala daerah, tidak menyurutkan dukungan masyarakat yang mengaku loyal dan kosisten akan memilih calon nomor urut dua tersebut.
“Torang ini sangat loyal pa Panglima Imba. Biar dorang mo bilang apa leh, torang tetap pilih nomor dua,” kata Alfons dan Yori, warga Kombos Kecamatan Mapanget, sembari mengaku awalnya mendukung salah satu calon sebelum mengetahui Imba ikut mencalonkan diri.
Tak jauh berbeda diungkapkan Meske dan Syul, warga Kelurahan Singkil yang mengaku pendukung setia Imba yang saat ini berpasangan dengan Boby Daud.
“Torang tetap nomor dua. Apapun orang mo bilang pa torang pe calon, itu dorang pe hak. Jangan kwa karena tau torang pe calon so di atas angin, kong bicara-bicara begitu. Bersaing sehat kwa. Sama-sama torang ada calon masing-masing. Jangan baku pusing orang lain pe calon,” seru kedua IRT tersebut.
Menariknya, meski terus dihujani isu negatif, Imba bersama keluarga dan pendukungnya tampak cuek dengan hal tersebut. Bahkan, Imba tak henti-hentinya mengajak pendukungnya untuk tidak terprovokasi dengan cara-cara yang menurut tidak penting untuk ditanggapi. (ads)
