
Vicky Lumentut dan Harley Mangindaan
Manado – Kedua bakal calon Wali Kota Manado yang terdaftar di Partai Demokrat yang saat ini ramai disebut-sebut sebagai kandidat terkuat, nampaknya kesulitan memperoleh rekomendasi dari DPP.
Buktinya, hingga Selasa (7/7/15) hari ini, salah satu dari 2 kader partai berlambang bintang mercy ini, belum kunjung mendapatkan penetapan sebagai calon Wali Kota dari Demokrat.
“Sampai sekarang, pembahasan untuk menentukan siapa yang akan ditetapkan sebagai calon Wali Kota masih menunggu penetapan DPP. Jadi rekomendasinya sementara digodok,” tegas sekretaris DPC Demokrat Manado, Vecky Gandey.
Sementara itu, pengamat politik Sulut, Antho Martham berpendapat, sebagai partai besar, tentunya Demokrat tidak ingin terburu-terburu menentukan calon Wali Kota Manado yang akan diusung pada Pilkada 9 Desember 2015 nanti.
“Vicky sebagai ketua DPD tidak serta merta dengan mudahnya mendapatkan rekomendasi. Karena setiap partai kan ingin menang, pastinya akan melakukan seleksi yang ketat. Jadi, proses ini tentunya berlaku juga untuk Harley,” ujar Antho.
Ditambahkan mantan personil KPU Sulut ini bahwa, dalam setiap proses seleksi tentunya mensyaratkan masing-masing kandidat terkait dengan popularitas dan elektabilitas berdasarkan hasil survey.
“Untuk semua partai pastinya memiliki mekanismenya masing-masing sebelum menetapkan calon. Popularitas dan elektabilitas merupakan acuan dari semua partai yang tergambar pada hasil survey dan menjadi pertimbangan serta tolak ukur dalam menentukan calon,” tandasnya.
Informasi yang diperoleh wartawan bahwa, lembaga survey SMRC telah mempresentasikan kepada DPP Demokrat terkait hasil survey yang dilakukan pada Mei lalu yang mana menempatkan elektabilitas serta tingkat keterpilihan Harley lebih unggul dari Vicky dengan simulasi 4 calon Wali Kota. (leriandokambey)

Bagus beritanya tapi kalau berstatus Timses salah satu kandidat janganlah jadi pengamat politik rasanya nyanda etis. Pengamat politik itu harus netral sbb bertanggungjwb utk pendidikan politik kpd masyarakat. Beda pengamat politik dengan praktisi politik. Cuma saran. Demi Manado yang lebih baik.