Dirut PT. GMAL Pieter Tangka Bersama Menperindag RI Rahmat Gobel
Tompaso – Direktur Utama PT. Gunung Mas Agro Lestari Pieter Tangka mengataan bahwa semua komoditi yang akan dibudidayakan para petani binaannya nantinya akan menggunakan nama daerah. Hal itu sebagaimana sudah dilakukan sebelumnya pada Cabe Minahasa.
Dalam kunjungannya ke Surabaya beberapa hari lalu, Tangka yang saat ini turut mendampingi Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI Rahmat Gobel mengatakan bahwa apa yang dilakukan Minahasa mendapat apresiasi langsung dari menteri.
“Jadi kalau dibilang komoditi menggunakan nama daerahnya, PT. GMAL sudah melakukannya dengan Cabe Minahasa. Nanti akan segera menyusul komoditi lain dari jenis buah-buahan dan tanaman hortikultura lainnya,’ ungkap Tangka kepada BeritaManado.com, Rabu (18/2/2015).
Lebih lanjut dikatakannya, bahwa petani tak perlu khawatir akan kemana arah pemasarannya nanti, karena akan hadir di Sulut yang namanya Terminal Agro dengan kata lain disebut Pasar Komoditi Nasional. Pasar Komoditi ini akan menampung semua hasil bumi langsung dari petani.
Melalui asosiasi yang akan dibentuk untuk masing-masing komoditi, maka petani akan lebih merasakan hasil jerih paahnya selama masa tanam hingga panen. (frangkiwullur)
