
Ratahan – Bupati Minahasa Tenggara (Mitra), James Sumendap, menyebut perkemahan pemuda GPDI sebagai wadah pembentukan karakter rohani para pemuda menjadi hebat dan tangguh.
Hal ini dikatakannya kala menghadiri perkemahan pemuda GPDI dengan tema “Rise Up to be Bright” yang diselenggarakan oleh Pelayanan Pemuda Pantekosta (Pelpap) di Desa Lobu, Kecamatan Touluaan, tepatnya di bumi perkemahan Senayan, Senin (27/6/2022).
Menurutnya, ketika meninggalkan aktivitas di rumah, pemuda yang hadir dalam perkemahan dituntut harus bisa menanggalkan semua kebiasaan yang ditunjang dengan fasilitas demi kenyamanan rutinitas pribadi di rumah.
“Suasana di rumah dan di perkemahan berbeda. Di sini pemuda dituntut mandiri karena semua tidak akan tersedia dengan mudah, seperti harus antre. Itu pastinya tidak nyaman. Namun dari sinilah proses pembentukan karakter rohani menjadi pemuda yang hebat dan tangguh ke depan,” ungkap James Sumendap, saat memotivasi peserta perkemahan.
Selain menempa karakter, dengan bumbu firman yang menyirami para peserta perkemahan, dikatakannya, akan ada hikmah yang luar biasa ketika selesai mengikuti perkemahan.
“Kenyang rohani, persahabatan, serta peradaban, tiga unsur ini yang didapat kalau adik-adik mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh,” kata Sumendap.
Tak sekadar membakar motivasi peserta, JS sapaan akrab Bupati Mitra ini juga memberikan tips bagi peserta agar bisa keluar dari zona jenuh, yaitu selalu bersyukur.
“Artinya apapun kekurangan dan kelebihan yang ada dalam perkemahan harus selalu bersyukur. Ini agar kegiatan perkemahan dapat terlewati dengan baik, tentunya sesuai dengan tuntunan Tuhan Yesus Kristus,” tandas MitraOne (orang nomor satu Mitra,red).
Adapun kegiatan perkemahan pemuda GPDI tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Jesaja Legi.
“Pemerintah mendukung penuh kegiatan perkemahan pemuda GPDI ini dan berharap kegiatan dapat berjalan dengan baik sehingga berdampak baik dalam pembentukan karakter rohani peserta,” ujar Jesaja Legi.
Sementara dalam ibadah pembukaan yang dipimpin Ketua Majelis Daerah (MD) GPDI Sulut, Yvone Awuy Lantu, mengajak seluruh peserta dan panitia, serta semua yang hadir untuk terus berharap dan taat akan perintah Tuhan.
“Sebab hanya dengan mengikuti kehendak dan taat akan Tuhan, pasti kita akan selalu diberkati,” kata Ketua MD, sambil berpesan agar peserta dapat mengikuti kegiatan kerohanian di perkemahan tersebut sampai selesai.
Di lain pihak, Ketua Panitia Perkemahan, Ruland Sandag, mengapresiasi dukungan Pemkab Mitra, dalam hal ini Bupati James Sumendap, Wakil Bupati Jesaja Jocke Legi, bersama jajarannya, serta para hukum tua bagi kelangsungan kegiatan yang rencananya dilaksanakan selama empat hari.
“Terima kasih atas dukungan yang sudah diberikan, kiranya Tuhan senantiasa memberkati semua pihak yang terlibat menyukseskan acara ini. Kami percaya dengan penyertaan Tuhan, kegiatan perkemahan ini boleh berjalan dengan lancar dan sukses,” tukasnya, diaminkan Leydi Mononege dan Dolfi Sumangando selaku panitia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Pelpap MD GPDI Sulut, Perwakilan Kajari Minsel-Mitra, Perwakilan Polres Mitra, serta undangan lainnya.
(***/jenly)
