Ratahan – Fasilitas River Front Area disepanjang Sungai Palaus Ratahan, Minahasa Tenggara (Mitra), yang rusak akibat hantaman bencana banjir bandang pada Desember 2013 lalu, hingga saat ini belum diperbaiki.
Kepala Badan Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (BLHKP) Kabupaten Mitra Marie Makalow mengatakan, belum adanya perbaikan atas kerusakan fasilitas river front area, dikarenakan pihaknya belum memiliki anggaran untuk itu.
“Sebenarnya kita sudah melaporkan kerugian tersebut ke pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mitra. Dan menurut mereka sudah dilaporkan ke pusat, hanya saja sampai saat ini belum ada confirmasi balik dari BPBD terkait hal tersebut,” terang Makalow, Jumat (18/7/2014).
Lanjut dia, perbaikan river front area sepenuhnya bergantung pada dana bencana yang nantinya akan dukucurkan pemerintah pusat. Sebab, pihaknya sendiri dikatakan Makalow tidak memasukan anggarannya pada APBD 2015.
“Kita tidak mengusulkan anggaran perbaikan pada APBD 2015, sebab tahun 2015 BLHKP fokus pada penanganan kebersihan di pusat kota Ratahan, dan Mitra pada umumnya,” kata Makalow menjawab pertanyaan wartawan.
Adapun kerugian atas kerusakan fasilitas river front area yang dihantam banjir bandang mencapai 800 juta lebih. (rulandsandag)
