
Suasana open house Tahun Baru Imlek di kediaman Sofyan Jimmy Yosadi
Tompaso, BeritaManado.com — Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili menjadi momentum ‘bakudapa’ saudara dan sahabat.
Itulah yang dirasakan Sofyan Jimmy Yosadi SH pada Selasa (17/2/2026) kemarin saat menyambut kedatangan saudara dan sahabat di kediamannya Desa Kamanga Kecamatan Tompaso.
Sebagaana tradisi yang setiap tahun dilakukan, para tamu yang datang dijamu dengan aneka hidangan khas Imlek dan Minahasa.
Keberadaan hidangan khas Minahasa menurut Sofyan Yosadi itu adalah bentuk inkulturasi tradisi perayaan Imlek oleh etnis Tionghoa dalam kebudayaan Minahasa.
“Jadi karena saya hidup dan berintetaksi dengan masyarakat Minahasa khususnya Tompaso sehari-hari, maka apa yang disanikan disesuaikan dengan keniasaan orang Minahasa,” ungkap Sofyan Yosadi.
Namun lebih jauh dikatakannya, bahea perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili ini lebih dari sekedar menjamu tamu dengan makanan dan minuman.
“Punya kesamaan dengan hari raya agama lain, makna sesungguhnya dari Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili ini adalah mengucap syukur kepada Tuhan atas berkat yang diberikan selama satu tahun yang baru dilewati. Selain itu dengan kebersamaan yang ada diharapkan akan terjalin relasi persaudaraan yang semakin kuat,” katanya.
Salah satu sahabat dekat yang turut hadir yaitu Wakil Bupati Minahasa peruide 2013-2018 Ivan Sarundajang.
Kepada BeritaManado.com, Ivan Sarundajang mengatakan bahwa dirinya punya relasi yang kuat sebagai sahabat.
“Saya datang ke acara hari ini bukan sekedar memenuhi undangan, namun lebih daripada itu untuk turut merayakan bersama hari sukacita unat Khonghucu yang merayakan Tahun Baru Imlek,” ucapnya.
Sementara itu, Sofyan Yosadi sendiri menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga dan sahabat yang telah datang ke rumahnya untuk merayakan bersama Tahun Baru Imlek.
“Semoga kebersamaan ini menjadi kekuatan dalam relasi persaudaraan kita semua,” harapnya.
(Frangki Wullur)
