
Manado, BeritaManado.com – Pembangunan di kawasan wisata Gunung Tumpa diterpa kabar kurang menyenangkan, tepatnya terkait dua menara pandang yang masih dalam proses pengerjaan.
Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado melalui Kepala Bidang Destinasi, Hesdi dan PPK Pembangunan Menara Padang, Esra Rondonuwu langsung memberikan penjelasan.
Hesdi menegaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) telah mengeluarkan rekomendasi untuk menambah anggaran.
“BPKP sudah memeriksa dan sudah mengeluarkan hasil, dan merekomendasikan agar Dinas Pariwisata mengusulkan anggaran untuk menyelesaikan bangunan menara pandang tersebut,” ungkap Hesdi, Senin (24/4/2023).
Pembangunan menara pandang itu sendiri berada di lokasi pengembangan wisata khusus wisata alam Gunung Tumpa, Kelurahan Tongkaina, Kecamatan Bunaken.
“Lokasi pembangunan menara pandang itu berada di lokasi pengembangan wisata. Didalamnya akan ada wisata alam, wisata tracking. Lokasi itu sudah sesuai dengan Masterplan Tahura berada di titik lokasi berfungsi untuk areal lokasi kepariwisataan,” jelas Hesdi
Sebelumnya, telah beredar kabar jika pembangunan dua menara pandang tersebut bermasalah dikarenakan pembangunan belum selesai, tapi anggaran sudah habis.
“Pembangunan dua menara pandang di Gunung Tumpa itu dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pariwisata, sebesar Rp1.543.304.000. Jalannya pembangunan terkendala dari medan yang berat dan harga satuan yang naik, tapi kita masih memakai harga satuan lama sesuai yang terkontrak. Kontrak pekerjaan ini adalah kontrak harga satuan, jadi pembayarannya berdasarkan volume satuan yang terpasang,” jelas PPK Pembangunan Menara Pandang, Esra Rondonuwu.
Esra mengatakan, sepanjang jalannya kegiatan pembangunan menara pandang, pihaknya selalu melaporkan terkait perkembangan pembangunan.
“Setiap progres pembangunan menara pandang Gunung Tumpa selalu dilaporkan ke Dinas Pariwisata agar perkembangan pembangunan dapat diketahui perkembangannya,” kata Esra.
(***/srisurya)
