Manado – Kementerian Lingkungan Hidup meningkatan kriteria penilaian Adipura termasuk pemberian predikat kota paling bersih, yang semula untuk empat kota, kini dipangkas menjadi dua kota saja. Tidak hanya masalah bebas sampah yang dinilai untuk mendapat piala Adipura kali ini, belakangan ada penilaian dari segi kualitas air, udara, dan ruang terbuka hijau atau taman Kota.
Kabid Pengendalian Pencemaran dan Pengelolaan Limbah B3 (limbah beracun) Sonny Runtuwene menjelaskan “dalam penilaian Adipura kali ini ada beberapa tahap pertama tahapan pembinaan untuk penilaian program Tahun 2011-2012 yang pada tahapan pertama ini dimulai bulan November-Desember. Tahap kedua pada bulan Februari-Maret. Setelah melakukan penilaian kedua ada tahap verifikasi lagi dilapangan berikutnya tahap penetapan yang akan ditentukan oleh Dewan Pertimbangan Penilaian Adipura Nasional.”
Ia mengatakan “untuk Kota besar diharuskan masuk penilaian kualitas air sungai. Untuk Kota Manado sendiri ada tiga sungai yang akan dipantau tim penilai, masing-masing sungai Malalayang, Sario dan Tondano. Dari penelitian BLH sendiri beberapa waktu yang lalu dua dari tiga sungai itu kadar pencemaran limbah sudah diambang batas karna Ecolinya tinggi. Tingginya Ecoli dikarenakan karna pencemaran dari kotoran hewan dan manusia. Berikutnya penilaian kualitas udara, dari penelitian BLH sendiri kualitas udara yang sudah tinggi pencemaran udaranya itu ada di pusat Kota” Kata Runtuwene yang juga masuk dalam tim penilai.
Hal tersebut membuat Kota Manado terancam gagal untuk mendapatkan predikat sebagai Kota terbersih, mengingat selain perubahan penilaian dari Kementrian yang semakin diperketat, saat ini juga Kota Manado masuk dalam Kategori Kota Besar yang mana aspek-aspek tadi akan menjadi faktor penghambat untuk Kota Manado meraih Piala Adipura.
Ia menambahkan kulitas air sungai bisa mempengaruhi penilaian Adipura. tapi apabilah ada upaya dari pemerintah bagaimana menurunkan itu bisa juga mempengaruhi penilaian Adipura.
Selain aspek penilaian tadi, aspek kebersihan juga mempengaruhi penilaian Adipura yaitu kebersihan di perumahan/pemukiman, jalan serta penataan trotoar dan penghijauan. Tutur Runtuwene sembari menambahkan aspek lain juga yang akan dinilai adalah penataan kios dipasar penataan serta pengelolahan sampah juga jadi aspek penilaian. Selain pasar terminal serta perkantoran, pelabuhan dan hutan Kota. (jrp)
