Minut

Pengucapan dan Jelang Puasa Harga Barito Melonjak Naik

Airmadidi – Pesta pengucapan syukur di Kabupaten Minahasa Utara yang jatuh pada Minggu (22/6/2014), disambut sukacita oleh masyarakat. Selain moment itu, pada minggu ke empat akhir bulan Juni 2014 adalah waktu untuk umat muslim memasuki masa puasa, sebelum Hari Raya Lebaran.

Dua momen penting ini lantas memicu kenaikan harga bahan dapur di pasar-pasar yang ada di Minut. Sejak Kamis (19/6/2014) masyarakat Minut menerima dengan harga bahan dapur yang melambung begitu tajam.

Sesuai pantauan wartawan pada Sabtu (21/6) di Pasar Airmadidi, harga Bawang Merah lokal sudah menyentuh Rp 25 ribu.

“Bawang merah lokal biasanya Rp 8-10 ribu, tapi sekarang sudah Rp 25-30 ribu satu kilo,” kata Fransiska Kaseger warga Kelurahan Airmadidi Atas.

Bukan bawang merah saja, ternyata harga bahan dapur lain juga mulai merangkak naik, contohnya harga tomat. Kalau pada hari-hari biasa, harga tomat untuk satu kilogram, hanya berkisar Rp 4-5 ribu, namun sejak Kamis lalu, harga mulai melonjak naik mencapai Rp 20 ribu per kilogram.

“Saya beli tomat dengan uang Rp 5 ribu, hanya dapat lima buah tomat,” keluh Ibu Nen warga Kelurahan Raprap.

Ditambahkannya, jika dilihat dari awal kenaikan harga, bisa dipastikan, lonjakan harga bahan dapur seperti bawang merah dan tomat tersebut masih akan mengalami kenaikan. Bahkan lebih parah lagi, bahan-bahan lainnya mulai merangkak naik. “Sangat disayangkan Pemkab Minut, belum juga melakukan sidak di pasaran,” tandasnya. (robintanauma)

 

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara