Manado – Pemuda dan Remaja GMIM Wilayah Manado Timur IV dan sejumlah elemen pemuda dan ormas di Kota Manado menolak dengan tegas keberadaan organisasi Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), pernyataan sikap Penolakan dengan tegas ini disampaikan Ketua Pemuda Wilayah Manado Timur IV Arlan Naray kepada BeritaManado.com.
Menurut Naray, organisasi radikal ini dinilai dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa serta menjadi ancaman kerukunan beragama di Kota Manado, serta Sulut pada umumnya.
“Keberadaan ISIS telah menjadi ancamaan bagi persatuaan dan kesatuaan bangsa bahkan keamanan didaerah ini. oleh karenanya, perlu ketegasaan sikap dari pemerintah dan masyarakat untuk memeranggi keberadaan organisasi tersebut,” tegas Naray.
“NKRI telah menjadi harga Mati, Tolak ISIS itu sudah jadi komitmen bersama dari seluruh teman-teman Pemuda GMIM,” ujar Ketua Pemuda GMIM Bethesda Taas. (rizath polii)
