
Manado, BeritaManado.com — Pemprov Sulut mendukung penuh pelaksanaan pemeriksaan kinerja oleh BPK RI terkait pemeriksaan kinerja atas efektivitas perencanaan, serta pemantauan dan evaluasi ketersedian dan keterjangkauan pangan.
Pemeriksaan digelar pada 17–21 November 2025 itu dipandang sebagai langkah penting untuk memastikan berbagai program dan kebijakan pangan benar-benar berjalan efektif serta memberi manfaat langsung bagi masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Utara, baik daratan maupun kepulauan.

“Atas nama Pemprov Sulut, disampaikan bahwa pemeriksaan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bagian dari upaya bersama memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta kualitas tata kelola pemerintahan daerah,” ungkap Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay saat membacakan sambutan Gubernur Yulius Selvanus, Senin (17/11/2025).

Ia melanjutkan bahwa, kehadiran tim BPK RI sebagai langka sinergitas demi mewujudkan pemerintahan yamh bersih dan efektif.
“Upaya menjaga ketahanan pangan tidak hanya soal memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan yang cukup, tetapi juga menjaga stabilitas ekonomi, mencegah kerentanan sosial, dan mendukung pembangunan berkelanjutan,” tambah Wagub.

Karena itu, efektivitas perencanaan, integrasi data lintas sektor, mekanisme distribusi pangan, serta kesiapan menghadapi gejolak harga menjadi aspek penting yang perlu dievaluasi secara objektif melalui pemeriksaan BPK RI.
“Pemprov Sulawesi Utara menegaskan kesiapan seluruh perangkat daerah untuk mendukung pelaksanaan pemeriksaan, termasuk penyediaan data, dokumen, serta akses lapangan yang dibutuhkan,” lagi kata Wagub.

Lebih jauh lagi ia menyebut, pemeriksaan jangan dipandang sebagai beban, melainkan peluang besar untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Diharapkan seluruh jajaran birokrasi bekerja secara terbuka, responsif, dan kooperatif agar hasil pemeriksaan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai kinerja pengelolaan ketahanan pangan,” akhirnya.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut, perwakilan BPK RI, Perwakilan Dinas dam badan, serta para staf khusus Gubernur Sulut.
(Jhonli Kaletuang)
