
Manado – Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara Ir Siswa Rachmat Mokodongan menyatakan, penyaluran bantuan kepada korban bencana nantinya akan didampingi petugas dari Pemprov. Hal ini guna menghindari terjadinya penyalurah bantuan yang tidak tepat sasaran.
“Ini semua kami lakukan demi transparansi kepada masyarakat,” ujarnya.
Seperti diketahui, penyaluran bantuan sebelumnya memang ditujukan langsung kemasyarakat yang menjadi korban bencana, tetapi dari pemberian bantuan tersebut, banyak masyarakat yang mengeluh tidak mendapat bagian dari sejumlah bantuan pemerintah. Hal itu diakibatkan karena sistem pambagian bantuan yang kurang tertata dengan baik.
Selain itu pula, banyak warga masyarakat yang mendirikan posko-posko bencana, padahal didalamnya hanya untuk kepentingan sekelompok kecil warga saja.
Untuk itu pemerintah Provinsi berharap, dalam penyaluran bantuan, ada data yang jelas dari pemerintah kabupaten/kota terhadap jumlah jiwa dan keluarga yang jadi korban bencana alam, dari kelompok terkecil seperti dusun, lingkungan hingga kelurahan dan desa. (Rizath Polii)
