Tomohon – Pemerintah Kota Tomohon melalui Bagian Perekonomian menggelar rapat evaluasi penyaluran beras miskin (raskin) yang dilaksanakan di aula kantor walikota, Senin (09/12/2013). Hal tersebut sebagai upaya mengatasi kekurangan soal pembagiannya di setiap kelurahan.
Walikota Tomohon Jimmy Eman SE Ak melalui Asisten Ekonomi dan Pembangunan Ir Ervinz Liuw MSi mengingatkan agar tidak ada keluhan dari masyarakat soal pembagian serta kualitas raskin yang disalurkan. “Hendaknya tim koordinasi raskin di kelurahan harus berfungsi dengan baik, di sisi lain ke depan setiap kelurahan harus ada atau dibentuk tim penerimaan dan pemeriksa barang khususnya yang berkaitan dengan distribusi beras dari Badan Urusan Logistik (BULOG) dan penyaluran raskin kepada masyarakat di kelurahan. Demikian juga dengan proses penyaluran raskin harus lebih maksimal,” tegas Liuw.
Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Vonnie Montolalu SPd menegaskan setiap kelurahan harus memberikan laporan ke tingkat kecamatan berkaitan dengan penyaluran raskin. “Belum atau sudah di salurkan setiap bulan harus dibuat laporan. Untuk proses penyaluran tersebut pemerintah kelurahan harus selalu berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan,” tukasnya.

Saya mendukung pringatan pemkot Tomohon agar tdk ada keluhan masyarakat ttg poenyaluran raskin baik itu keluarga yang menerima maupun kualita berasnya. Karena ada kritik sementara masyarakat ada yang tidak tepat sasaran penerima raskin. Oleh karena itu tepat sekali anjuran pemkot agar ada tim penerima dan pemeriksa barang, dan pelaporan dari kelurahan . hanya dengan demikian penyaluran raskin bisa sesuai keluarga sasaran dan kualitasnya terjaga. Walaupun demikian kita berharap adanya tim ini tdk menambah persoalan baru yang sama masalhnya dan pelaporan hanya bersifat formalitas .