
TOMOHON, beritamanado.com – Selama 35 hari ke depan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara bakal melakukan pemeriksaan interim LKPD (Laporan Keuangan Pemerintah Daerah) Tahun Anggaran 2018 pada Pemerintah Kota Tomohon.
Hal tersebut sesuai dengan surat tugas nomor 24/ST/XIX/MND/01/2019 dengan susunan tim Tangga Muliaman Purba penanggung jawab, Amin Adab Bangun wakil penanggung jawab, Ana Muftiani pengendali teknis, Yulianti Suwarsi ketua tim bersama Muhammad Kelik Juniarto dan Fitri Annisa Pharmahersa anggota tim.
Saat menerima tim dari BPK ini, Wali Kota Tomohon Jimmy Eman SE Ak mengatakan tahun 2018 Kota Tomohon memiliki 34 perangkat daerah. Pada tahun 2019 Kota Tomohon hanya memiliki 33 perangkat daerah minus Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kelurahan yang juga penting.
“Setiap kepala perangkat daerah responsif dan proaktif, jika ada data atau dokumen yang dibutuhkan langsung ditindaklanjuti untuk diserahkan. Komitmen kita bersama untuk mempertahankan Opini WTP bukan hanya bicara tetapi action. Kami juga mengharapkan banyak petunjuk dari Tim BPK,” ungkap Eman.
Sementara Ana Muftiani menyampaikan terima kasih kepada wali kota yang telah menerima tim secara resmi untuk melakukan pemeriksaan selama 35 hari ke depan. “Kami akan mengaudit, merepotkan bapak/ibu saudara-saudara. Ini merupakan pemeriksaan yang rutin setiap tahun sesuai protap BPK dengan tim berbeda-beda untuk menilai setiap pemerintah daerah. Tim akan turun ke lapangan, bendahara ketika dipanggil BPK untuk dimintai keterangan wajib hadir dan tak usah takut dan siapapun yang dipanggil BPK harus langsung datang menghadap,” terangnya.
BPK juga mengingatkan agar selama pemeriksaan, pejabat yang nantinya tugas luar harus seizin BPK dan bagi bendahara-bendahara penerimaan dan pengeluaran ketika dipanggil untuk pengambilan sampel langsung datang saja menghadap tim dan ini bukan berarti ada penyimpangan. “Tomohon telah meraih WTP lima kali beruntun, jangan sampai terlena dan jangan sampai kejadian yang sama berulang-ulang terjadi di perangkat daerah. Oleh karena itu kami ingin pemerintah daerah setiap tahun semakin baik,” tegas Ana.
(ReckyPelealu)
