Agama dan Pendidikan

Pembangunan RS Unsrat Tidak Ada Kajian Amdal

MANADO – Pembangunan Rumah-Sakit Universitas Sam Ratulangi yang diperkirakan akan menjadi rumah sakit termewah di Sulawesi Utara, kembali menuai sorotan dari para pakar perencanaan pembangunan. Sorotan datang dari dalam kampus Unsrat sendiri yang menyebut pembangunan tersebut tanpa kajian yang jelas.

“Sangat lucu ketika institusi akademik dalam melakukan atau mengambil kebijakan tanpa sebuah kajian akademik,” ujar Prof. Dr Lucky Sondakh MSc, yang notabene mantan Rektor Unsrat, Rabu (15/6).

Menurut doktor perencanaan pembangunan proyek ini, pembangunan rumah-sakit Unsrat tidak mempertimbangkan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), serta kajian secara akademik.

Lanjutnya, pembangunan sebuah fasilitas hendaknya tidak hanya mempertimbangkan syarat administrasi dan modal, tapi juga unsur lain termasuk lingkungan sekitar apakah layak atau tidak. (ng)

3 tanggapan untuk “Pembangunan RS Unsrat Tidak Ada Kajian Amdal”

  1. PANAS-PANAS TAI AYANG INI KWA….
    …YG PENTING ADA PROYEK ABIS ITU TABIAR TAMPA TIKUS DENG KECOA….
    …TUNGGU KWA ABIS JADI ITU RUMAH SAKIT….MO LIAT KALO TA RAWAT DENGAN BAIK……BANYAK CONTOH PROYEK JADI ABIS ITU TABIAR…

  2. Sepakat dengan Prof Lucky Sondakh, Pembagunan RS Unsrat Harus dilalui dengan Pembuatan Dokumen amdal, menginta RS sebagai salah satu tempat yg memproduksi limbah yg sangat berbahaya..

  3. Waduh, so ganti lei dang Prof Lucky pe keahlian? Katanya orang Ekonomi, koq sekarang jadi ‘doktor perencanaan pembangunan proyek’?

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara