Amurang – Miris memang nasib sejumlah pegawai di Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Minahasa Selatan (Minsel) yang di scors alias PHK sepihak oleh Dirut PDAM Minsel.
Akibat salah satu karyawan di PHK sepihak, dengan sendirinya tidak ada lagi pekerjaan yang dikerjakanya.
Memenuhi kebutuhan keluarga, terpaksa istri dari salah satu karyawan yang meminta naman mereka tidak ditulis, mengakui bahka dirinya harus bekerja sebalagi pelayan di salah satu restaurant pinggir pantai terkenal di Amurang.
“Ya, pekerjaan yang saya jalani ini, untuk menambah kebutuhan keluarga,” ujar sumber.
Ia berharap, PDAM Minsel lebih profesional lagi dan melihat pegawai yang bekerja sudaj selayaknya mendapatkan upah.
“Namun sayangnya sudah enam bulan terakhir tidak menerima gaji, bahkan sampai diberhentikan,” keluh sumber mengakhiri. (sanlylendongan)
