
MANADO – Pasca Pemilukada serentak yang hasilnya sudah diketahui warga, PDIP Sulut yang fakta politiknya hanya menang di Bolsel, saat ini seperti kehilangan arah politik. Hal ini diutarakan Dra Olga Lumintang kepada beritamanado, Senin (21/02).
Menurut Lumintang, seharusnya dengan kekalahan di sebagian besar daerah yang melakukan Pemilukada, PDIP melakukan evaluasi kemudian menetapkan langkah-langkah politik berdasarkan hasil capaian yang didapat. ”Kalau melihat hasil yang dicapai pada Pemilukada, seharusnya PDIP seperti sikapnya secara nasional yakni, beroposisi, tetapi faktanya dia (PDIP) dalam pemerintah sikapnya ngambang, ”ujarnya.
Melihat fenomena ini James Saliim, Sekretaris PDIP Bumi Beringin, Manado, menilai PDIP akan semakin terpuruk pasca Pemilukada. ”Ini karena rakyat juga bingung untuk mendukung partai ini, karena sikap, dan arah politiknya tidak jelas, ”ujar Saliim.
Dia berharap di waktu tersisa ini PDIP melakukan pembenahan-pembenahan dengan melakukan evaluasi hasil serta menentukan sikap partai dengan pemerintah daerah saat ini.”Selama ini yang terlihat tinggal sikap personel fraksi di DPRD Sulut, bukan lagi sikap organisasi atau partai, ”ujarnya.(abm)

Untuk menjadi besar dan dipilih rakyat. PDIP harus tegas!
Dalam arti tegas beroposisi tegas mengkritisi Kebijakan Pemerintah yg tidak memihak rakyat, Dan tegas menindak para pembelot dan penghianat partai.
Saat ini banyak penghianat partai yang tetap bercokol di PDIP, bahkan menjadi anggota dewan. Mengambil keuntungan Dari partai, tapi pada Saat Pemilu/pilkada membelot dgn mendukung calon partai lain. Ibarat piara anak macan, suatu saat tuannya yang akan dimangsa.
Seperti yang sudah pernah saya bahas, khusus di Bolmong, pecat Jemmy Tjia, dan kalau perlu sekalian dengan Olly Dondokambey karena mereka mendukung Salihi – Tuuk yang sama sekali tidak punya dukungan?………..saya yakin pasangan ini pasti kalah, kalau perlu torang ba taru…..pasti dorang 2 kalah, PDIP SULUT telah habis karena arogansi ketuanya……menyedihkan sekali, partai besar di SULUT namun akan berakhir tragis…….karena kepimpinan yang tidak punya visi misi………..
Cukup jo..Jeremia Damongilala..EPE..Ventje Tuela..Wempie Fredrik.Teddy Kumaat…Ronny Eman.Franklin Sinyal..SHS..DLL yg di keluarkan dari PDIP…skrang BRANI DLL..PDIP mo kase kaluar..mo jadi apa PDIP di pemilu 2014…seharusnya kase kaluar pa dorang Jendry Keintjem..Frangky Wongkar..James Sumendap Janes Parengkuan..dorang itu nda berbobot di PDIP..
so salah dari pa ‘Bota’….benny rhamdani, dll. berbenah jo PDIP. PDIP melorot, abis kader..payah dana. tapi partai mengakar punya masa riil, lebih baik dari demorat.