Manado – Kesengsaraan warga korban bencana belum kunjung berakhir. Setelah mengeluh-ngeluhkan tidak mendapatkan bantuan pemerintah, tenyata masyarakat kesulitan mencari WC.
Warga mengaku sangat menderita jika untuk membuat hajat harus disungai. Bahkan, untuk membersih diripun menggunakan air sungai juga.
“Torang (warga, red) siksa sekali karena nyanda (tidak ada, red) WC darurat. Torang pe WC so taprop (tersumbat, red) oleh lumpur. Jadi sudah tidak bisa digunakan untuk buang air,” ujar Nixon, warga Paldua ini.
Warga pun berharap ada perhatian dari pemerintah, untuk menyediakan WC darurat. Karena setiap harinya warga membutuhkan fasilitas umum tersebut.
“Semoga pemerintah baca no ini berita. Sapa tau pemerintah sadia akang itu WC darurat. Kalau nyanda ada itu WC, siksa sekali torang ini. Malam-malam pergi di kuala (sungai, red),” tutur warga ini. (leriandokambey)
