Kota Bitung

Papan Nama DPRD Digantungi Krans

gmni tolak bbm
Spanduk dan krans bunga yang digantung GMNI Kota Bitung di papan nama kantor DPRD Kota Bitung sebagai bentuk keprihatinan atas dukungan DPRD terhadap kebijakan menaikkan harga BBM (foto ist)

Bitung – Tiga buah krans dan spanduk ukuran tiga meter terlihat menghiasi papan nama DPRD Kota Bitung, Jumat (21/6) pagi. Krans berduka ini dikirimkan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Bitung sebagi bentuk protes dan keprihatinan terhadap lembaga DPRD yang diduga ikut menyetujui kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM.

“DPRD adalah corong rakyat, bukan sekutu pemerintah yang ikut-ikutan mendukung kenaikan harga BBM,” kata Katua GMNI Kota Bitung, Edwin Tumurang.

Menurutnya, DPRD Kota Bitung harusnya tidak hanya diam dan manggut-manggut mendengar kebijakan yang menyengserakan rakyat tersebut. “Jangan hanya diam, tolong suarakan jeritan masyarakat Kota Bitung yang menolak kenaikan harga BBM,” katanya.

Ia berharap, DPRD bisa menyatakan sikap menolak kenaikan BBM dan meneruskan aspirasi masyarakat Kota Bitung ke DPR RI. “Saat ini harga-harga di pasar mulai naik, belum lagi jika sudah ada penetapan kenaikan. Maka pasti rakyat kian terjepit,” katanya.

Sementara itu, spanduk dengan tulisan “GMNI Kota Bitung menyatakan berbelasungkawa atas matinya nurani wakil rakyat yang mendukung rencana kenaikan BBM” ini menutup sebagian papan nama DPRD. Dan hingga berita ini diturunkan, krans dan spanduk masih tergantung sehingga menjadi perhatian warga yang melintas di depan kantor DPRD.(enk)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara