Manado – Alat peraga kampanye (APK) yang melanggar lebih banyak dari jumlah personil Polisi Pamong Praja (Pol-PP) yang bertugas mentertibkan pelanggaran tersebut.
“Satu kecamatan di Manado saja bisa sampai seribu pelanggaran misalnya di Kecamatan Bunaken, sedangkan petugas kita hanya ratusan jadi memang sangat terbatas personilnya,” ujar Heard Runtuwene Ketua Panwaslu Manado kepada BeritaManado.com, Kamis (27/3/2014).
Kenyataan ini membuat Heard sangat menghimbau dan berharap kepada para Calon legislatif (caleg) dan petinggi partai untuk sadar dan mencari cara kampanye yang lebih elegan.
“Kedepan tetap akan kita tertibkan,” pungkasnya.(quin)
