Politik dan Pemerintahan

Pacu Swasembada Beras Pemprov Sulut Rapat Koordinasi

Manado, BM – Untuk meningkatkan produksi beras nasional pemerintah Provinsi Sulut dan instansi terkait di ruang WOC kantor Gubernur Rabu, (11/4) mengadakan rapat koordinasi Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) guna menunjang Sulut swasembada beras 2012. Berdasarkan data BULOG dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan hinggah akhir tahun 2010 Sulut masih menerima pasokan beras dari luar daerah maupun impor.

Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan produksi padi rata-rata 5 persen pertahun sejak tahun 2006/2007 belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat konsumen di daerah. Sejalan dengan ditetapkannya Sulut sebagai pusat Koridor Ekonomi Indonesia (KEI) untuk cluster pengembangan produksi pangan Wilayah Sulawesi maka pemerintah Sulut telah mencanangkan tekad swasembada beras 2012.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Provinsi Fentje Rompas menjelaskan “pada rapat koordinasi ini membahas berbagai program yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing instansi seperti PU yang akan membangun jaringan irigasi, rehabilitasai pembangunan, Badan ketahanan pangan berupaya untuk meningkatkan potensi beras dengan mengalihkan konsumsi non beras dan instansi lain yang akan melakukan distribusi pupuk itu tepat waktu sesuai dengan kebutuhan petani. Begitu juga dinas Kabupaten/Kota akan berupaya untuk melakukan fasilitasi, pendampingan bersama-sama dengan penyuluhan,” jelasnya.

Ia menambahkan “saat ini belum ada kendala-kendala yang serius saya berharap triwulan berikutnya normal-normal semua, kondusif, tidak ada masalah apa-apa torang pe program yang mau dilaksanakan secara terpadu dengan dinas instansi terkait bisa berlangsung mulus, dan kita berharap 621 ribu ton gabah kering giling bisa dicapai,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Biro SDA Setdaprov Sulut Ir. Sandra T. P. Moniaga, MSi melalui Kepala Bagian Pengembangan Sumberdaya Pertanian Ir. Joula A. Pelealu, MSi menjelaskan
“Melalui forum ini diharapkan akan dapat mensinergikan dan memformulasikan berbagai kebijakan pemerintah daerah dalam upaya mendorong peran pertanian dalam mengakselerasi sektor pertanian, menyamakan presepsi, upaya dan langkah mengkaji dan mengkritisi berbagai isu serta kebijakan pertanian baik yang berskala regional maupun nasional sehinggah dapat menghasilkan rumusan kesepakatan yang akan dijadikan bahan masukan bagi pemerintah daerah dalam penyusunan kebijakan yang bersifat jangka pendek dan jangka menengah,” jelasnya.

Ia menambahkan “Sulut punya potensi mewujudkan swasembada beras tahun 2012 dan swasembada pangan berkelanjutan cukup realistis dan optimis dapat dicapai. Salah satu pertimbangan mendasar adalah tersedianya potensi lahan dan sumber daya manusia yang cukup menunjang,” ujarnya.

Berdasarkan validitas data Dinas Pertanian dan Dinas PU, pada awal Tahun 2011, potensi lahan sawah di Sulut seluas 55. 855 ha terdiri dari sawah beririgasi teknis 12.914 ha, irigasi 1/2 teknis 16.843 ha, irigasi sederhana 5.211 ha, irigasi desa 9.008 ha, sawah tadah hujan 11.880 ha. Selain lahan sawah Sulut juga memiliki potensi lahan kering seluas 46.000 ha cukup untuk pengembangan padi ladang. (jrp)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara