Agama dan Pendidikan

Ombudsman RI: Rekomendasi Pencopotan Donald Rumokoy Wajib Dilaksanakan Mendikbud

Ombudsman RI: Rekomendasi Pencopotan Donald Rumokoy Wajib Dilaksanakan Mendikbud
Danang Gerindrawarana (ketua Ombudsmen RI)

Manado – Astaga…rekomendasi Ombudsmen Republik Indonesia kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia untuk mencopot Donald Rumokoy sebagai Rektor Universitas Sam Ratulangi wajib dilaksanakan.

Hal ini dituturkan oleh Ketua Ombudsmen RI, Danang Gerindrawarana melalui surat rekomendasi ke Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI dengan yang bernomor 003/REK/0899.2009/BS.03/III/2012 tertanggal 30 Maret 2012.

“Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI agar menjatuhkan sanksi kepada Prof. DR Donald A Rumokoy SH MH berupa pemberhentian dari jabatan Rektor Universitas Sam Ratulangi Manado,” Demikian isi rekomendasi Ombudsmen RI kepada Mendikbud RI sesuai kutipan dalam rekomendasi.

Oleh sebab itu “Maka mengacu pada pasal 38 Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsmen Republik Indonesia, rekomendasi ini wajib dilaksanakan (legally binding),” tutup Gerindrawarana.(gn)

12 tanggapan untuk “Ombudsman RI: Rekomendasi Pencopotan Donald Rumokoy Wajib Dilaksanakan Mendikbud”

  1. Sebenarnya kwa hidup itu indah: Kalau torang melakukan benar apa yang menjadi torang pe bagian. Thats all. Di dunia ini kadang kadang nyanda samua akan IKO torang pe mau toh. Mari jo hadapi apa adanya sambil berbenah diri di jalan yang benar. Berita Manado juga musti beritakan apa2 yang sudah dicapai Unsrat selama ini. Ada segudang prestasi yg UNSRAT capai selama ini yg sayangnya “Tidak menarik diberitakan oleh BERITA MANADO????? dan, Unsrat bukan hanya milik segelintir orang tapi sudah menjadi milik warga SULUT. Di Internal kampus, Para pegawai, staff dosen dan mahasiswa, masih banyak pekerjaan yg tidak diselesaikan. Banyak pegawai cepat pulang dgn alasan yg dibuat2 itu masih banyak terjadi. Banyak staf dosen yg cuma ngrumpi bukan menulis memberi kuliah sesuai jam yg ditentukan, apalagi memberi materi yg sesuai dgn judul topik dan bidang bahasan. Banyak dosen yg pi skolah dengan beasiswa kiri kanan. Ada yg tidak pertanggung jawabkan dengan baik. Bautang di LN, Ada yg suka menjelek-jelekkan sesama dosen. Menjadi dosen dan atau pegaweai karena org tua bekas pejabat atau pejabat di Unsrat. Sehingga jadi lah mereka staf yg tidak capable.
    Di pihak lain oleh usaha dan peran pemerintah RI, Sebentar lagi dosen mw dapa remunerasi…gaji rata2 so diatas sepuluh juta; gol IV sekitar 14 juta, prof sekitar 17 juta. Sekarang saja so terima SERDOS. Sedang so dapa biar cuma doi tinutuan pa staf yg siang malam beking dorang pe berkas cuma sampe di terimakasih. Bukan main. Banyak penelitian ratusan juta yg ditawarkan baik oleh departemen dan dana UNSRAT sendiri; mar cuma sadiki yg beking karena sibuk berpolitik. dan atau nyanda mampu dengan nda tahu beking proposal. Para mahasiswa di satu pihak sekarang ini dituntut membuat skripsi yg otentik sesuai penelitian tidak copy paste, dan tidak plagiat dan mulai semester ini semua skripsi harus diterbitkan dijurnal. Tuntutan semakin berat tanggung jawab semakin besar namun reward juga semakin bernilai. So, dgn menggunakan waktu sebaik baiknya apalagi yg dituntut. Jadi pimpinan Universitas cuma segelintir orang dan dipilih. Kalu pimpinan ada kesalahan….masyarakat juga perlu menuntut yg MEMILIH itu yaitu para SENATOR, mereka punya andil besar dalam proses pemilihan….toh. Disamping itu pemimpin terpilih ada tanggung jawab moral dan iman. Dosanya ditanggung sendiri. Ingat juga cuma BATMAN yang forever itu pun film…. Fiksi. Pemimpin pasti akan terganti/tereliminir sesuai dengan berjalannya waktu. Dan sejarah akan mencatat kesalahan dan atau bkebijakan yg mereka lakukan; itu abadi choi. Dunia ini cuma panggung sandiwara. Peran apapun yg kita lakukan kecil besar …torang so ta”IKAT” dgn peran itu. Tapi kalau saya menolak jadi Brutus, atau jadi Judas…mar sama dengan “free will” yg Tuhan berikan pa manusia,,,, kitapun akan memilih jalan masih masing. jadi baik, tidak baik. Paling susah banyak yang abu abu. Hehehehe selamat menikmati hari yang indah ini.

  2. Butul skali itu apa yang BT bilang. Di dalam Unsrat ada aman-aman, mar FK & friends babataria diluar seolah2 ada heboh2 di Unsrat. Padahal torang disini ada aman2. Kita skarang jadi bingo lia pa dorang, soalnya dorang bilang DEMI KEBAIKAN UNSRAT, mar dorang ba koar2 kasana kamari membabi buta nyanda sadar so MENJELEK-JELEKKAN UNSRAT. Dorang so pigi pa DPD, DPRD, Ombudsman RI, Komnas Ham…. (kurang NERAKA dorang belum pigi skarang – dorang mo pigi mar nanti).
    Kita salut beberapa media di Sulut nyanda talalu tendensius memberitakan tim ten pe sepak terjang. Mar maaf skali… kiapa kong BeritaManado.com dapa lia getol skali beritakan tentang tim ten terlebih FK, kong dapa lia BeritaManado.com pe pemberitaan berat sebelah (Agak memihak pa tim ten).

  3. Terima kasih buat Sam dan PPS yg menanggapi komentar saya. Tadi malam apa yg torang “perbincangkan’ sudah dijawab oleh bapak Rektor. Yang intinya…. bahwa Menteri tidak dapat memberhentikan rektor karena rektor SK Presiden…Trus persoalan yg disoalkan Obbudsmen, sudah kadaluarsa. Sudah ada surat dari DIKTI bahwa persoalan Yulius sudah selesai.
    KAlu soal iklim yg katanya tidak kondusif dsb… ah nyanda torang samua tidak merasa ada ketidaknyamanan di Unsrat. Biasa jo. Kayaknya simple saja rupa Ronald lebih masuk akal.
    Soal tim ten itu, bukankan mereka juga PNS ada aturan mengikat…walaupun di universitas ada ketentuannya. Contoh salah satu anggota tim ten itu Engel Pandey, saki hati nyanda dilantik…tahu kiapa dia ada TGR….sampe skarang blum bayar bayar…atau blum lunas mo ribut kiri kanan. Flora Kalalo tidak memiliki surat IJIN Dekan waktu skolah S3, yg ada cuma rekomendasi untuk dapat melanjutkan ke jenjang S3 mar depe SURAT IJIN resmi dekan untuk S3 nyanda ada. Waktu Pulang nemau balapor pa DEKAN. Tetap PNS ada aturan biar pimpinan fakultas torang lebe hebat lebe tinggi pangkat tapi mekanisme tetap harus ditaati sebagai PNS. Prof PAtar Rumapea, saat UPACARA BEndera di FISIP depe contoh lain, saat DEKAN memberikan pengarahan, dia langsung berteriak bilang salah Dekan. UPACARA nendera bukan ruang diskusi. ..khan/\? dan begitu banyak hal2 yg tidak diketahui oleh kita ini. FK lebih banyak mengumpulkan kawan kawan di jam kantor untuk membicarakan tuduhan dan serangan pribadi ke Rektor, itu so diluar TUPOKSI sebagai staff dosen. Torang ada DP3 diantaranya dinilai kesetiaan loyalitas. Samua organisasis ada mekanisme? banyak hal yg tidak wajar dikemukakan oleh tim ten yg so membabi buta, so kita juga bukan mw menjadi pembela rektor mar torang juga musti lihat sisi sisi yg ada di pihak yg memmegang jabatan. Kalau so nda stuju dgn kepemimpinan di UNSRAT yah minta pensiun jo atau mengundurkan diri.Jangan ada didalam kemudian mw jadi duri…

  4. Dari judul artikel jo so kelihatan sangat rancu. “Rekomendasi Pencopotan Donald Rumokoy Wajib Dilaksanakan Mendikbud”. Ini ada pake kamus apa? Dimana-mana kalau REKOMENDASI itu artinya tidak mengikat. Rekomendasi itu boleh diikuti atau boleh tidak diikuti oleh eksekutor. Perlu dimaklumi bahwa ORI itu hanya berhak mengeluarkan rekomendasi. Yang berwenang mengeksekusi adalah Departemen.
    Kita jadi bingo, apa betul si Gerindrawarana yang bilang “Rekomendasi…wajib dilaksanakan” ato ada yang so taru akang bumbu…

  5. Komentator nikom, itu komentator Sam katu ja berdoa akang itu unsrat. Abis dia bage dia berdoa akang. Viva Sam! Coba sekarang pigi tanya sama ombudsman apakah tim ten ada kaseh tau soal sudah adanya penyelesaian kasus dekan mipa di kemendikbud? Kasiang katu kalau tidak dapat pemberitahuan soal itu, jadinya ORI bertindak mengeluarkan rekom cuma berdasarkan laporan sepihak tanpa konfirmasi kepada pihak terlapor stou. Torang kira ini kekeliruan ORI. Cek and balance musti katu dilakukan sebelum mengeluarkan rekom. Sebab pengambilan keputusan hanya berdasarkan laporan sepihak tanpa konfirmasi bakal melukai rasa keadilan. ORI pun bisa diduga melakukan abuse of power, penggunaan kekuasaan yang melebihi kewenangannya terutama dgn ngotot memaksa menteri tunduk pada rekomendasi ORI. Halo ORI apakah ada melakukah konfirmasi kepada pihak terlapor sebelum kaseh keluar rekomendasi? Kalau nyandak maka torang mau bilang itu #bamana e#. Kalau dekan FH diraih kua pasti nyandak akan ada yang begini-begini kang? Persoalan perebutan jabatan dekan FH diperlebar menjadi persoalan unsrat secara keseluruhan. Terlalu sakit dang itu hati kang nyandak dapat itu jabatan dekan hai mener R? Dari situ mulai baku ajak sesama penderita post power syndrome, jadikan unsrat for sale. Jabatan bukan segalanya kawan! Maar kalau tim ten anggap dorang tetap yang paling benar, tada terus jo dang sampai ancor samua supaya tim ten jadi pahlawan. Viva tim ten!

  6. pokoknya kalo so provokator tetap provokator… kalo Rektor so kase jabatan atawa sponsor so nda kase dokat baru mo badiang samua dorang, apalagi kalo dapa itu jabatan dekan fakultas hukum, memang maknyos kwa.. hahahaha
    alumni kong mo bela yang kontra apalagi pake acara sok tau padahal nentau apa2 cuma beking lebe dapa lia depe bodok, so sam itu depe orang…. hahahaha :D

  7. BT mantap! Torang mau tunggu bantahan dari mener julius atau juga dari prof batak. Betulkah mener julius tersandung status istri dan prof batak sakit hati dapa ganti dari deputi PR 3? Halo mener dan prof apa jawabmu? Tersiar kabar tim ten sedang termenung. Sedang sakit hati. Tidak habis pikir. Karena inspektorat yang diharapkan mau membantu kaseh malintuang pa incumbent malahan periksa pa tim ten kata. Malah tegur pa tim ten akibat karlota ke media sebelum inspektorat turun. Mungkin irjen paham stou bahwa di masa suksesi begini akan banyak itu baku cungkel. Dan bahwa tindakan tim ten hanya dilandasi sakit hati karena kehilangan jabatan dan fasilitas negara, bukan murni untuk kebenaran. Kalau sudah begini sudah saatnya inspektorat dilapor juga ke ombudsman biar direkom juga untuk dicopot irjen-nya yang tidak mengikuti kemauan tim ten. Dan ini wajib dilaksanakan oleh menteri. Ada undang-undangnya kata. Viva ombudsman!

  8. @Bertie Tungka
    Saya pribadi paham dengan pendirian anda sebagai “Orang yang sepaham dengan Rektor”
    Tapi begini maksud saya, Janganlah kalian selalu menyuarakan bahwa Rektor Donal itu adalah paling bersih diantara yang lain dan selama dia menjabat di periode sebelumnya adalah hal yg luar biasa dan tanpa cela seperti malaikat.
    Sikap Arogan kalian begitupun penyampaian dari jubir UNSRAT yg sering saya dan teman2 lain baca di media dan dengar langsung dari para Alumni membuat kalian “yang sepaham dengan Rektor” banyak dicibir dan bahkan sering di buka boroknya. tapi apapun itu borok UNSRAT di tutup2i pasti akan tercium bau nya.
    Dalam komentar2 saya sebelumnya sudah menyatakan secara tersirat dan tersurat agar supaya kalian introspeksi diri dan mengakui segala kelemahan yang ada, dan dari situ dimulailah langkah pertama membangun UNSRAT yg kita cintai.
    Sikap Arogan dalam membatasi setiap kegiatan dan sistem yg ada demi kepetingan golongan adalah cara2 lama yg sangat tidak terpuji apalagi dengan manipulasi sistem sampai suksesi rektor.

    Mungkin bisa di pertimbangkan juga ttg usul saya dahulu agar supaya ada “Debat terbuka” tentang UNSRAT yang dihadiri oleh seluruh Civitas Akademika UNSRAT dengan mengundang Media massa SULUT.
    Rektor baru sudah terpilih dan sudah tidak ada issue lagi ttg suksesi …. Kenapa tidak dibuat Debat terbuka agar kalian yang “Sepaham dengan rektor” bisa menjelaskan secara terbuka kepada civitas bahwa “Semua Pemberitaan adalah SALAH dan tidak ada UNSUR KEBENARAN.

    Bukankah itu lebih Cerdas dan Intelek dibandingkan hanya dengan komentar yg isinya menyanggah dan menghina yg kontra?? ataukah kalian tidak secerdas itui??
    Pilihannya ada di tangan kalian.

    Doa kami utk UNSRAT
    Salam,
    Sam

  9. Maaf ya kalu so sadiki kasar, tapi kenyataan kwa itu, gertak sambal Ombudsmen dengan pesan sponsor…. dimana barisan sakit hati menggunanakan berbagai cara untuk menghancurkan Unsrat tidak akan mempan. Hanya akan membuat Unsrat lebih kuat lebih jaya. Majulah Unsrat , Jayalah Unsrat, Dirgahayu lah….

  10. Shalom salam kasih saudara saudara, saya sebagai orang beriman, anggota Unsrat, saya mdengan penuh kerendahan hati buat pemirsa, bahwa sebagai anggota Unsrat saya wajib memberikan tanggapan disini,
    BAHWA, kami memiliki mekanisme sendiri untuk memilih dan memberhentikan pimpinan UNSRAT, dan mohon dimengerti UNSRAT tidak akan tun duk pada rekomendasi Ombudsman. Gertak sambal seperti ini membuat kami sebagai lembaga resmi yg otonom masak harus tunduk kepada lembaga ini. Apa orang2 seperti Helda Tirajoh dan Danang Gerindawana or whatever depe nama langsung bikin rekomendasi pecat REKTOR.
    Bukan rektornya yg Ombudsmen gagahi…tapi kami semua warga UNSRAT. Rektor kami bukan rektornya Fakultas hukum dia rektor Unsrat. Melekat didalamnya harga diri kami warga UNSRAT. Nyanda so gila ini negara kalu iko pa dorang dua. Sdr Peace dan PPS, entah kalian siapa atau org yg bersebrangan dgn pimpinan Unsrat. Masalah Unsrat ini simple. Ini lahir dari sebenarnya torang samua ada apa yg disebut ‘self defence’. Semua org akan melakukan hal yg sama. Juga di Unsrat berlaku. Bukankah kita semua akan berteman dan memilih org orang yg sepaham dengan kita. Pernakah kalian memilih org yg tidak sepaham, saya ragu. dan siapa bilang Unsrat ANCOR…. dimana kriteria kami hancur, apakah rektor saat ini ada terindikasi korupsi, atau penyalahgunaan wewenang. Nyanda ada selama ini. Kalau ada so lama beliau di non aktifkan. Kalau rumor. Sedangkan suami istri anak dan org tua, masih ja baku rumor. apalagi cuma teman kantor….isu fitnah itu biasa. Mar jujur sebagai org beragama….so dapa dimanan pimpinan UNSRAT melakukan hal hal yg tidak senonoh. Itu prof BAtak sitanggang itu yg kasana kamari pigi di kejaksaan dengan dorg pe relasi tulang menulang, melaporkan hal hal yg jelek ttg pimpinan Unsrat, karena apa dulu dia deputi mar serta ganti marah….
    Banyak org waktu kuliah di UNSRAT datang sebagai pengembara dari rantau org susah. Ketika jadi dosen mhswa dilecehkan. tanya pa STAG itu. Kalu nyanda ada lapis tu paper deng depe gaya batak ha..tipis sekali ini laporan… pi tanya itu PPSW di Perikanan Unsrat.

  11. Supaya unsrat nyandak mo ancor, seharusnya yang jadi rektor itu mener R kong dia pe PR 2 encik F, PR 3 prof asal batak. Dekan FMIPA mener J, pembantunya dekan FH mener T, asdir pasca mener H. Kong itu encik T pe rumah dinas diganti dengan yang lebih bagus dan modern minimalis dengan interior mewah. Dijamin unsrat nyandak mo ancor. Viva tim ten!

  12. Mudah2an Unsrat bisa dipimpin oleh orang yg bersih dan punya kemampuan utk memajukan Unsrat.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara