Berita Utama

Olly Dondokambey Tekankan Regenerasi dan Soliditas Partai di Musancab PDIP Tomohon

Olly Dondokambey Tekankan Regenerasi dan Soliditas Partai di Musancab PDIP Tomohon
Musyawarah Anak Cabang serentak DPC PDI Perjuangan Kota Tomohon untuk periode 2025-2030, Selasa (12/5/2026). Foto: Ist


Penulis: Alfrits Semen

Ketua DPD PDIP Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, menegaskan pentingnya regenerasi kader dan soliditas partai saat menghadiri Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak DPC PDI Perjuangan Kota Tomohon untuk periode 2025-2030, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh nuansa konsolidasi politik itu menjadi bagian dari agenda besar PDI Perjuangan di 15 kabupaten/kota di Sulawesi Utara.

Musancab tidak hanya menjadi forum pemilihan pengurus anak cabang, tetapi juga momentum evaluasi kekuatan partai menghadapi agenda politik mendatang.

Dalam arahannya, Olly menekankan proses penentuan kepengurusan dilakukan melalui mekanisme demokrasi terpimpin.

Menurut dia, kader di tingkat bawah tetap diberi ruang mengusulkan nama-nama calon pengurus, sebelum kemudian dilakukan tahapan fit and proper test sesuai aturan partai.

“Ini melalui seleksi demokrasi terpimpin. Dari bawah mengusulkan, kemudian kita melakukan mekanisme fit and proper test berdasarkan sistem dan aturan partai yang ada,” ujar Olly.

Ia menegaskan, kemungkinan terjadinya pergantian kepengurusan bukan karena kader lama dianggap gagal menjalankan tugas.

Pergantian dilakukan sebagai bagian dari regenerasi untuk memperkuat energi politik partai menghadapi Pemilu dan Pilkada mendatang.

“Kita perlu mengaderisasi rekan-rekan yang lebih muda agar semangatnya lebih tinggi. Bukan berarti yang tua tidak bersemangat, tetapi regenerasi harus berjalan supaya kita siap memenangkan pileg, pilpres, dan pilkada 2029,” katanya.

Olly juga mengingatkan dinamika politik saat ini jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu.

Menurut dia, biaya politik semakin tinggi dan pertarungan di lapangan semakin kompleks.

“Kalau dulu konsolidasi lebih sederhana. Sekarang situasi berubah. Mau pilih orang, masyarakat pasti bertanya macam-macam dulu. Apalagi di Tomohon,” ujarnya.

Ia menyebut Pilkada Tomohon menjadi salah satu kontestasi politik yang cukup mahal di Sulawesi Utara.

Karena itu, kader diminta menjaga integritas dan tetap solid di tengah perubahan situasi politik.

“Kalau salah potong rambut cuma dua minggu selesai. Tapi kalau salah pilih pemimpin, lima tahun akibatnya,” kata Olly.

Menurut dia, kekuatan utama PDI Perjuangan tetap berada pada persatuan kader.

Ia meminta seluruh kader tidak merasa dipinggirkan dalam proses politik internal partai.

“Kalau kita bersatu, tidak ada lawan. Situasi lapangan boleh berat, tapi kalau persatuan ada, semuanya aman,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Olly juga mengungkapkan pelantikan pengurus hasil Musancab akan dilakukan secara serentak oleh Ketua Umum PDI Perjuangan pada pertengahan tahun ini.

Momentum tersebut direncanakan dibuat meriah bersamaan dengan agenda besar di Sulawesi Utara.

Selain konsolidasi organisasi, DPD PDI Perjuangan Sulut juga mulai memberi perhatian serius terhadap kekuatan media sosial.

Olly menargetkan sedikitnya 1.881 pengurus partai aktif mempublikasikan kegiatan partai melalui telepon genggam masing-masing.

“Kalau 1.881 pengurus setiap hari upload kegiatan perjuangan dan saling like, ini akan jadi bola salju di dunia maya,” bebernya.

Ia meminta kader memanfaatkan media sosial bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga membangun narasi politik partai di ruang digital, terutama untuk menjangkau generasi muda.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara