Berita Utama

Nelayan Beruntung, FPIK Unsrat Berhasil Temukan Alat Canggih Ìni

Nelayan Beruntung, FPIK Unsrat Berhasil Temukan Alat Canggih Ìni
Prof. Dr. Ir. Wilhelmina Patty MSc

Manado – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) memamerkan produk lampu LED dalam air tenaga surya otomatis sebagai pemikat ikan, dalam Unsrat Expo Dies Natalies ke-58, di Mantos 3, Manado, 5-8 Agustus 2019.

Prof. Dr. Ir. Wilhelmina Patty MSc, tenaga dosen pada program studi pemanfaatan sumber daya perikanan FPIK Unsrat mengatakan, konstruksi lampu LED dalam air ini dinyatakan sebagai salah satu produk yang lolos dan akan dipresentasikan di pekan ilmiah mahasiswa PIMNAS di Universitas Udayana Bali oleh Simbelmawa Kemenristek Dikti, 27-30 Agustus 2019.

“Keunggulan dari konstruksi lampu ini adalah menggunakan sumberdaya terbarukan, dapat dinyalakan secara otomatis, murah dan hemat energi,” kata Wilhelmina kepada BeritaManado.com, Selasa (6/8/2019).

Nelayan Beruntung, FPIK Unsrat Berhasil Temukan Alat Canggih Ìni
Alat penarik perhatian ikan hasil karya FPIK Unsrat

Wilhelmina menjelaskan, lampu ini ada 2 warna dalam satu rangkaian (kuning dan merah) sehingga memudahkan ikan terpikat dan terkonsentrasi di daerah penangkapan.

“Serta mudah dilaksanakan operasi penangkapan baik dengan purse seine maupun bagan dan pancing,” tandas dia.

Ditambahkan Wilhelmina, lampu ini sudah diuji coba dan dirakit nelayan Malos 3 Malalayang selama 3 kali.

“Hasil yang diperoleh signifikan, dimana ikan yang diperoleh relatif lebih banyak, karena posisi lampu sebagai pemikat ikan berada langsung di dalam air dan warna lampu yg digunakan sesuai dengan tingkah laku ikan yang fototaksis positif dan sifat ikan predator yang suka mencari mangsa makanan yakni ikan-ikan yang sudah terkumpul di sekitar lampu,” jelas Wilhelmina.

Lanjut Wilhelmina, konstruksi lampu ini sudah didaftarkan pada desain Industri Indonesia.

“Kami sebagai perancang sangat mengharapkan lampu ini dapat dikomersialkan, sehingga dapat digunakan oleh nelayan dan pengusaha di bidang penangkapan, seperti pengusaha purse seine dan bagan,” pungkas Wilhelmina.

Diketahui, perancang lampu adalah mahasiswa dan dosen program studi pemanfaatan sumberdaya perikanan FPIK Unsrat.

Prof. Dr. Ir. Wilhelmina Patty sebagai dosen pendamping dan mahasiswa perancang Alfian Berliannastan, Angga Juniar Aponno, Refindo Daud Arundaa dan Isti Utami Ali.

(NovaManoppo)

ADVERTISEMENT