
Sangihe, BeritaManado.com — Proses pembangunan Pasar Trikora di Kota Tahuna menjadi bangunan modern sudah dimulai.
Ini ditandai dengan dilaksanakannya peletakan batu dasar oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, SE.ME pada Jumat, (14/1/2022) kemarin.
Bupati Jabes Gaghana mengungkapakan pembangunan kembali pasar Trikora menjadi bangunan yang lebih modern melalui dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan pagu anggaran sebesar Rp 31 Miliar lebih.
Gaghana bersyukur kegiatan pembangunan pertokoan Pasar Moderen Trikora sudah dimulai, sebab hal ini untuk menjawab berbagai kebutuhan para pedagang sekaligus untuk memperindah perwajahan kota Tahuna.
“Kita semua tahu fisik pasar Trikora sudah tua dan tidak lagi menarik berada di tengah kota, sehingga pemerintah selain menjawab kebutuhan para pengusaha, bangunan moderen Trikora juga untuk memperindah wajah kota Tahuna”ungkap Jabes.
Menurut Gaghana meski pengunaan dana PEN yang merupakan program nasional dan semua daerah diberi ruang untuk memulihkan ekonomi pasca pandemi covid-19, namun tidak semua daerah dapat serta merta memperolehnya, sebab ada syarat-syarat khusus yang harus dipenuhi, diantaranya serapan APBD suatu daerah harus baik serta daerah bersangkutan minimal harus 5 kali berturut-turut meraih predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI).
“Jadi tidak semua daerah yang mendapatkannya, Sangihe termasuk daerah yang mendapatkan dana PEN ini karena memenuhi syarat sehingga dengan dana PEN ini akan mengembalikan kondisi ekonomi di Sangihe,”jelasnya.
Juga ditegaskan Bupati yang akan mengakhiri tugasnya tahun ini, pembangunan pasar modern Trikora ini tidak ada unsur lain apalagi sampai masuk ke ranah politik, karena membangun pasar moderen dengan anggaran puluhan miliyar tidak mungkin lewat APBD maupun DAK yang notabene terbatas.
“Kalau membangun pasar moderen seperti ini dengan dana APBD atau DAK itu tidak mungkin karena terbatas, sehingga yang bisa kita lakukan adalah dana dari pemerintah pusat melalui dana PEN ini. Target pemerintah yakni perputaran ekonomi akan menjadi lebih baik,”ujar Jabes.
“Lagi pula dengan adanya dana PEN ada ratusan miliyar perputaran uang di Sangihe, termasuk ada penyerapan tenaga kerja bagi para pekerja di daerah dimasa pandemi,” ujarnya lagi sembari menambahkan, untuk penyelesaian Trikora ditargetkan bulan Mei mendatang sudah tuntas.
(Erick Sahabat)
