Kota Bitung

MTQ XXXI Kota Bitung Resmi Dibuka, Hengky Honandar Dorong Lahirnya Generasi Qur’an yang Religius dan Harmonis

Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, SE, melakukan pemukulan beduk bersama sebagai tanda resmi dimulainya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Kota Bitung Tahun 2026.

Penulis: Syarif Umar l Bitung

Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Kota Bitung Tahun 2026 yang digelar di Aula Pondok Pesantren Arafah, Sagerat Weru Dua, Kecamatan Matuari, Sabtu (16/5/2026).

Pembukaan MTQ ditandai dengan pemukulan beduk oleh Wali Kota bersama unsur Forkopimda, tokoh agama, serta panitia pelaksana sebagai simbol dimulainya ajang religius tahunan tersebut.

Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Generasi Qur’ani Menuju Kota Bitung yang Religius, Harmonis dan Maju” itu berlangsung meriah dan penuh khidmat dengan dihadiri para peserta kafilah dari seluruh kecamatan se-Kota Bitung.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bitung, H. Yahya W. Pasiak, Plt Kepala Badan Kesbangpol Kota Bitung Agus Mamijo, Anggota DPRD Kota Bitung Imran Lakodi dan Ahmad Syafruddin Ila, Ketua LPTQ Kota Bitung Yusuf S. Sultan, Ketua Panitia MTQ Drs. H. Syahrul Sultan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung Merianty Dumbela, Camat Matuari Fonda Femmy Orah, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta peserta MTQ.

Dalam sambutannya, Wali Kota Hengky Honandar menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh panitia pelaksana, pengurus LPTQ, para pembina, pelatih, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Kota Bitung Tahun 2026.

“Musabaqah Tilawatil Qur’an bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi merupakan momentum penting untuk memperkuat syiar Islam, membangun karakter generasi muda yang berakhlakul karimah, serta menanamkan nilai-nilai keimanan, persaudaraan, dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Hengky Honandar.

Ia menegaskan, melalui MTQ diharapkan lahir qari dan qariah, hafiz dan hafizah terbaik yang tidak hanya berprestasi dalam kompetisi, namun juga mampu menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur’an harus terus menjadi pedoman dalam membangun kehidupan yang harmonis, saling menghargai, serta penuh toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kota Bitung.

Pemerintah Kota Bitung, lanjut Hengky, terus berkomitmen mendukung berbagai kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

“Sejalan dengan semangat Harmonisasi Menuju Bitung Maju, kami percaya bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga dari kekuatan spiritual dan moral masyarakatnya,” katanya.

Kepada seluruh peserta MTQ, Wali Kota Hengky Honadar berpesan agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, percaya diri, serta menjunjung tinggi sportivitas. Ia juga meminta dewan hakim menjalankan tugas secara objektif, jujur, dan profesional agar mampu melahirkan peserta terbaik yang nantinya dapat mewakili Kota Bitung ke tingkat lebih tinggi.

Pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Kota Bitung Tahun 2026 diharapkan menjadi wadah mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan penuh toleransi di Kota Bitung.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara