
Ratahan, BeritaManado.com – Terkait kabar adanya virus yang diduga menyerang ternak babi yakni African Swine Fever (ASF) di wilayah Kabupaten tetangga, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Petrus Worang mengatakan bahwa hingga kini belum menerima laporan adanya kasus tersebut terjadi di wilayahnya.
Lanjut dirinya belum tahu terkait adanya virus yang menyerang ternak babi sehingga yakin bahwa ternak babi di Mitra belum terinveksi virus tersebut.
Kendati demikian dikatakannya, hal ini tetap akan ditindaklanjuti dan terus melakukan upaya pencegahan yang diperlukan sehingga virus tersebut tidak menyebar hingga ke Mitra.
“Sejauh ini kami belum menerima laporan terkait adanya ternak mati karena terserang virus tersebut. Namun tenaga vaksinator kami terus melakukan vaksinasi untuk hewan ternak di wilayah kami,” ungkap Petrus Worang.
Selain itu menurutnya, kala melakukan vaksinasi di lapangan, pihaknya sekaligus akan melakukan pendataan terkait jumlah ternak yang ada di wilayahnya agar nantinya mudah untuk di monitor.
“Untuk saat ini, satu-satunya cara mengantisipasi agar virus ini tidak menyebar ke ternak babi di Mitra maka perlu dilakukan sanitasi lingkungan, salah satunya dengan melakukan penyemprotan disinfektan,” pungkasnya.
Dirinya juga menghimbau para peternak, khususnya peternak babi agar segera melaporkan ke pihaknya jika ada kasus kematian ternak yang dinilai janggal atau tidak diketahui penyebabnya, apalagi sudah mewabah di suatu wilayah tertentu.
(jenlywenur)
Baca juga:
- Soal Virus ASF, ini Pernyataan Ketua Komisi II DPRD Sulut
- Virus Demam Babi Afrika Tidak Terdeteksi di Minsel
