Minahasa

Minahasa Jadi Hebat di Tangan Seorang Guru

Jantje SajowJantje Wowiling Sajow

 

Tondano – Kabupaten Minahasa genap berusia 587 tahun pada Kamis (5/11/2015) hari ini. Di usia yang terbilang “tua” ini, harus diakui bahwa Minahasa telah cukup tertinggal bila dibandingkan dengan “anak-anak kandungnya” yaitu beberapa Kabupaten dan Kota yang dibentuk berdasarkan hasil pemekaran dari “induknya” Kabupaten Minahasa ini.

Mengapa demikian….? Tentu tak mudah untuk menjawabnya. Tetapi itulah kondisi alami yang terlihat dan ucapan beberapa masyarakat umum lainnya. Memasuki usia 587 ini, masa kepemimpinan Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi dan Wakil Bupati Ivan SJ Sarundajang genap pula berusia 2,5 tahun memimpin Kabupaten ini.

Usia ini sangat muda, jika dibandingkan dengan usia Kabupaten Minahasa itu sendiri. Meski demikian harus diakui, Minahasa perlahan tapi pasti sudah lebih maju dari sebelumnya berkat tangan dingin seorang guru. Dialah Drs Jantho Wowiling Show MSi.

Bersama Wabup Sarundajang, berbagai terobosan telah dilakukan, dan itu sibuktikan dengan segala keberhasilan pembangunan yang telah terlaksana ini. Rasanya sulit dipercaya kalau usia kepemimpinan Bupati yang dahulunya merupakan mantan Guru dan Kepala Sekolah ini sanggup melaksanakan semuanya itu.

Itulah fakta yang terjadi di lapangan. Berbagai pembangunan dan pelebaran jalan-jalan di Minahasa, tengah gencar di kerjakan. Pembangunan jembatan-jembatan serta beberapa Puskesmas dan Rumah Sakit sudah dirasakan oleh masyarakat.

Rasa-rasanya, usia 2,5 tahun masa kepemimpinan “Sang Guru” dengan melihat hasil yang dicapai sekarang, kelihatannya seperti telah 2 periode mereka menjalani masa kepemimpinannya. Demikian pendapat warga Minahasa.

Dengan ide brilyan, “Mner Sajow” yang berhasil membangun sinergitas dengan Pemerintah Pusat dan Provinsi selama 2,5 tahun ini, sudah kelihatan banyaknya gerakan mantan Ketua Komisi Remaja Sinode GMIM ini dalam membangun Minahasa ini.

Banyak masyarakat tidak pernah membayangkan dan seakan tidak percaya melihat berbagai kemajuan yang dialami di usia 587 Minahasa dan 2,5 tahun kepemimpinan Sajow dan Sarundajang.

Terobosan mengalihkan Anggaran Makan dan Minum (MaMi) Bupati dengan jumlah sekian Milyar, yang digeser ke pembangunan Jembatan di Koka-Kembes, sungguh merupakan ide fantasis yang dimiliki oleh pemimpin yang “hebat” ini. Bahkan dengan lobi-lobi yang dilakukan kepada orang-orang yang tepat dan sama-sama “hebat” telah membuahkan hasil terjadi peningkatan anggaran dari Pemerintah Pusat untuk kepentingan pembangunan.

Tentu, banyak sekali yang diharapkan rakyat Minahasa saat memasuki usia ke-387 ini. Drs Johnny Tampi, warga Desa Tandengan Kecamatan Eris, disamping sangat heran dengan berbagai terobosan hasil pembangunan di Minahasa, dengan diperlebarnya jalan-jalan di arah kampungnya di Kecamatan Eris serta arah Kombi, Lembean Timur, Kakas hingga arah Langowan, menyatakan salut atas berbagai keberhasilan pembangunan ini.

Tampi juga tak lupa juga turut mendoakan agar Bupati dan Wakil Bupati Minahasa ini tetap diberikan hikmat, kekuatan dan kesehatan dari Tuhan dalam menjalankan tugas, tanggung jawab dan pelayanannya.

“Selamat Hari Jadi ke-587 Kabupaten Minahasa. Semoga visi dan misi menjadikan Minahasa yang Sejahtera dan Bermartabat akan terwujud. Bersama rakyat Minahasa akan semakin hebat.

Pakatuan Wo Pakalawiren, Tuhan memberkati kita semua,” ungkap Sajow dan Sarundajang. (ads)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara