Kota Manado

Milenial Talk Hadirkan Ketua Komnas Perempuan, Bahas Sulitnya Cari Keadilan di Sulut

Sampai Dewo harus menyelenggarakan Konferensi Pers untuk mempercepat penanganan kasus tersebut.

Dewo yang masih menempuh pendidikan Pascasarjana Hukum Universitas Sam Ratulangi tersebut juga berharap dengan pertemuan ini bisa menguatkan jaringan yang lebih besar lagi terhadap pengadvokasiannya.

“Terutama bersama kawan-kawan mahasiswa. Karena menurut saya, mahasiswa harus mengabdikan dirinya terhadap masyarakat, terlebih lagi masyarakat yang tertindas dan termarjinalkan,” kata Dewo.

Andy Yentriyani pun merespon baik keluhan tersebut dan menyampaikan akan bekerja sama dengan mitra yang ada di Sulut untuk memantau perkembangan penanganan kasus terhadap perempuan dan anak.

Ia juga menyampaikan apabila terdapat penanganan perkara yang tidak berjalan atau lamban maka ia meminta agar dapat mengirimkan surat ke Komnas Perempuan sehingga Komnas Perempuan dapat berkoordinasi langsung dengan Mabes Polri terkait penanganan kasus di Sulut.

Tidak hanya itu saja, Andy Yentriyani juga menyatakan, apabila diperlukan, maka Komnas Perempuan bisa mengajukan Amicus Curiae terhadap kasus-kasus yang diadili di Pengadilan agar para hakim tetap memegang
teguh prinsip-prinsip keadilan dan kemanfaatan hukum.

Menutup dari pertemuan singkat tersebut, Andy Yentiany berpesan bahwa penanganan kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak harus diseriusi.

“Karena kasus kekerasan seksual merupakan sebuah pelanggaran HAM berat, sehingga setiap jengkal kasus kekerasan seksual harus diadili tanpa pandang bulu,” kata Andy.

(***/srisurya)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara